SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN KELAYAKAN PINJAMAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC

Gusti Alhamzah/ Muhammad Priyono Tri S

Abstract


ABSTRAK
KPRI  (Koperasi Kepegawaian Republik Indonesia)  Dwija Raharja bergerak dalam usaha
perkreditan yang menyediakan pinjaman atau kredit sebagai mana koperasi pada umumnya.  Sistem
penerimaan pinjaman  dalam  KPRI Dwija Raharja  yang sedang berjalan dilakukan dengan cara calon
peminjam datang ke lokasi koperasi dengan mengajukan peminjaman kemudian karyawan mendata
peminjam ke dalam form rekomendasi anggota setelah itu form rekomendasi anggota tersebut
diberikan kepada pimpinan koperasi. Namun masalah yang terjadi pada KPRI Dwija Raharja adalah
kehadiran pimpinan koperasi yang sering tidak ada di koperasi dalam kurun waktu satu minggu,
pimpinan hanya ada di koperasi dalam dua hari  yaitu hari sabtu dan minggu, Sehingga pengajuan
pinjaman yang ada di koperasi menumpuk dan tidak dapat segera di tentukan hasil kelayakan
pinjaman.
Selain itu masalah yang juga terjadi di koperasi adalah penilaian yang dilakukan pimpinan
dalam  menentukan  kelayakan  pinjaman masih bersifat subyektif yaitu hanya memberikan keputusan
layak atau tidak seorang  peminjam, tanpa memperhitungkan persentase nilai kelayakan pinjaman
tersebut. Untuk dapat menyelesaikan masalah ini maka dibuatlah sebuah keputusan penentuan
kelayakan yang mampu membantu pimpinan dalam proses penilaian dan memberikan perhitungan
tepat dalam menilai kelayakan pinjaman. Metode yang dapat mendukung keputusan adalah Fuzzy
logic, karena penilain yang bersifat subyektif atau non-linear dapat dimodelkan dan dihitung secara
tepat.
Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Koperasi KPRI Dwija Raharja,   FuzzyLogic.
ABSTRACT
KPRI (Cooperative Republic of Indonesia) Dwija Raharja is Cooperative that has business of
credit  that provide  loans  or  credits.  Loan System  process  in  KPRI  Dwija  Raharja  is started  from  the
prospective  creditor  comes  to  cooperative  for applying a loan,  then  the employee  records  creditor
into  recommendation  member form finally the form are  given chairman  cooperative.  The presence of
cooperative  chairman is  only two days  (Saturday and Sunday). Therefore  loan application  in  the
cooperative piles up and can not be immediately determined for feasibility of a loan.
Moreover  the problem  that  also occurs  in  cooperative  leadership  is  the assessment to
determine  the feasibility of  loans  is  subjective.  that  only  give  a decision  regardless of  the percentage
value  of  loan  eligibility.  In order to  solve this problem,  DSS is built to help leaders  in the assessment
process and provide precise calculations to assess the feasibility of a loan. The method of DSS is fuzzy
logic, because subjective or linear assessment can be modeled and calculated precisely.
Keyword : Decision Support Systems (DSS), Cooperative KPRI Dwija Raharja, FuzzyLogic

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.