Analisis Spasial Persebaran Fasilitas Kesehatan Di Kabupaten Sarmi, Papua

Authors

  • Muhammad Nurul Huda Universitas Negeri Malang
  • Denisa Aulia Pratiwi Universitas Negeri Malang
  • Azril Chairil Universitas Negeri Malang
  • Solihan Universitas Negeri Malang
  • Sausan Rona Rafidah Pramono Universitas Negeri Malang
  • Muhammad Yusuf Hidayatullah Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.21067/jpig.v11i1.13157

Keywords:

spatial analysis, average nearest neighbor, spatial accesibility, urban geography, sarmi regency

Abstract

Sebaran fasilitas kesehatan di Kabupaten Sarmi terpusat pada koridor pesisir dari Pantai Barat hingga Bonggo Timur yang mengikuti jalur permukiman serta jaringan transportasi utama. Posisi mean center berada pada wilayah pesisir tengah dan menunjukkan penumpuan pelayanan pada area dengan tingkat konektivitas lebih tinggi, sedangkan wilayah pedalaman seperti Tor Atas dan Apawer Hulu berada pada jarak yang lebih jauh dari pusat pelayanan. Hasil standard distance menunjukkan jangkauan pelayanan yang dominan berorientasi barat–timur. Standard deviational ellipse memperlihatkan arah sebaran yang memanjang sejajar garis pantai. Analisis Average Nearest Neighbor menghasilkan rasio 1,42, z-score 2,80, dan p-value 0,005 yang menunjukkan pola sebaran tersebar (dispersed) ­dan signifikan secara statistik. Pola tersebut mengikuti struktur permukiman linear pada wilayah pesisir. Distribusi fasilitas kesehatan masih lebih terkonsentrasi pada wilayah pesisir dibandingkan wilayah pedalaman.

Author Biographies

Denisa Aulia Pratiwi, Universitas Negeri Malang

Department of Geography

Azril Chairil, Universitas Negeri Malang

Department of Geography

Solihan, Universitas Negeri Malang

Department of Geography

Sausan Rona Rafidah Pramono, Universitas Negeri Malang

Department of Geography

Muhammad Yusuf Hidayatullah, Universitas Negeri Malang

Department of Geography

References

Abdul Muin, & Heinrich Rakuasa. (2023). Pemanfaatan Sistim Informasi Geografi Untuk Analisis Jarak Jangkauan Pelayanan Fasilitas Kesehatan di Kota Ambon. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 2(4), 664–674. https://doi.org/10.55123/insologi.v2i4.2235

Arief, M. H., Afandi, K., Kustin, K., Arifin, I. F., & Laily, N. F. (2023). Spatial Analysis of Accessibility of Health Facilities in Jember Regency. Jurnal Minfo Polgan, 12(2), 1764–1771.

Eggy, K., Giofandi, A., Giofandi, E. A., Novalinda, A., Sekarjati, D., Pratama, A., & Sekarrini, C. E. (2023). Information System Development Pendekatan Geospasial Untuk Menilai Aksesbilitas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Berbasis Jaringan Transportasi Publik di Kota Pekanbaru. Journal Information System Development (ISD) , Vol. 8, N(X), 1–6. http://dx.doi.org/10.19166/xxxx

Fhitri, A. H. (2022). Analisis Pola Persebaran dan Aksesibilitas Pelayanan Fasilitas Kesehatan di Kota Tanjungpinang. Universitas Islam Riau Repository.

Hasbi, H. (2025). Gambaran Need and Demand Pelayanan Kesehatan terhadap Desa Sangat Terpencil pada Wilayah Kerja Puskesmas Tutar. Universitas Sulawesi Barat.

Hikmah, N., Noerjodianto, D., & Wardiah, R. (2023). Analisis Spasial Sebaran Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kota Jambi. Jik Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(2), 236. https://doi.org/10.33757/jik.v7i2.680

Isnaini Salsabilah, I., Fanita Cahyaning Arie, Nuryantiningsih Pusporini, & Firman Afrianto. (2023). Pemodelan Network Analysis terhadap Keterjangkauan Fasilitas Puskesmas Kota Malang. Jurnal SOLMA, 12(2), 522–535. https://doi.org/10.22236/solma.v12i2.12119

Khasanah, S., & Amin, C. (2024). Analisis Spasial Pola Persebaran dan Jangkauan Pelayanan Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Pekalongan Tahun 2023. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Kristiani, Y. (2018). Faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Penggunaan Layanan Kesehatan Primer pada Ibu dan Anak di Puskesmas Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Universitas Sebelas Maret.

Musfiroh, S. R., & Yogopriyatno, J. (2024). Menjembatani Kesenjangan: Analisis Efektivitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Bangun Jaya, Daerah Semi-Terpencil. Public Sphere Review, 4(2), 55–67.

Pamuji, D., Setiadji, P., & Karapa, E. (2023). Strategi Pengelolaan Wilayah Pesisir Kabupaten Sarmi Dalam Upaya Mitigasi Tsunami. Jurnal MEDIAN Arsitektur Dan Planologi, 13(1), 27–37. https://doi.org/10.58839/jmap.v13i1.1248.

Rahman. (2025). Aksesibilitas , Ketersediaan Tenaga Kerja , dan Ketersediaan Fasilitas Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Puskesmas di Wilayah Pesisir : Literature Review Accessibility , Availability of Workforce , and Availability of Health Center Health Service. Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM), 4(3), 1–17.

Ramadhan, I. (2020). Analisis Spasial Ketersediaan dan Keterjangkauan Fasilitas Pelayanan Kesehatan pada Wilayah Rawan dan Terdampak Bencana Erupsi Gunung. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Suaidah, L., Hutagaol, R. R., & Khairunnisa, S. S. (2023). Analisis Persebaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Wilayah Jakarta Selatan dengan Metode Nearest Neighbor Analysis (NNA). Jurnal Sains Geografi, 1(2), 59–70. https://doi.org/10.21009/jsg.v1i2.07

Taufiqurrahman, A. N., Akbar, K., & Saputra, M. W. A. (2024). Analisis pola persebaran dan area jangkauan rumah sakit berdasarkan metode Average Nearest Neighbor dan multi-ring buffer di Daerah Kota Tangerang, Banten, Indonesia. Community Service Articles (COMERS), 1(2), 55–64.

Downloads

Published

2026-04-23

How to Cite

Huda, M. N., Pratiwi, D. A., Chairil, A., Solihan, Pramono, S. R. R., & Hidayatullah, M. Y. (2026). Analisis Spasial Persebaran Fasilitas Kesehatan Di Kabupaten Sarmi, Papua . JPIG (Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Geografi), 11(1), 93–105. https://doi.org/10.21067/jpig.v11i1.13157

Issue

Section

Articles