PEMETAAN DAERAH RAWAN LONGSOR LAHAN DI KECAMATAN DAU, KABUPATEN MALANG DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN GEOMORFOLOG

Main Article Content

Ika Eviana

Abstract

Bencana
longsor lahan merupakan salah satu bencana alam geologi yang dapat
menimbulkan korban jiwa dan kerugian material yang sangat besar, seperti terjadinya
pendangkalan, terganggunya jalur lalu lintas, rusaknya lahan pertanian, permukiman,
jembatan, saluran ir
igasi dan prasarana fisik lainnya. Longsor lahan menjadi bencana
dengan kejadian terbanyak selama 2016 di wilayah Kabupaten Malang. Berdasarkan
pengamatan lapangan
Kecamatan
Dau merupakan salah satu wilayah yang termasuk dalam
rawan bencana longsor lahan
.
Penelitian tentang longsor di Dau belum banyak dilakukan
sehingga dibutuhkan lebih banyak penelitian. Penelitian dimaksudkan agar masyarakat
dapat memanfaatkan hasil penelitian tersebut untuk lebih memahami konsep longsor dan
mitigasi
bencana khususnya lon
gsor, sehingga dampak negatif dari bencana tersebt dapat
dihindari.
Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan observasi dan pengukuran di
lapangan. Metode yang dipakai dalam penentuan tingkat daerah rawan longsor lahan di
daerah Kecamatan Dau denga
n cara kualitatif (menafsirkan kondisi geologi, geomorfologi,
dan curah hujan dengan data primer maupun sekunder) dan cara kuantitatif (pengharkatan).
Ha
s
il
penelitian Wilayah Kecamatan Dau yang memiliki potensi bahaya longsor lahan pada
tingkat sangat raw
an adalah Desa Kucur, Petungsewu dan Selorejo
dengan prosentase luas
25.41%
.
Kata Kunci
:
Longsor
lahan,
mitigasi benca
na.

Article Details

How to Cite
Eviana, I. (2017). PEMETAAN DAERAH RAWAN LONGSOR LAHAN DI KECAMATAN DAU, KABUPATEN MALANG DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN GEOMORFOLOG. JPIG (Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Geografi), 2(2), 127-134. Retrieved from http://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JPIG/article/view/2493
Section
Articles