Pola Pembentukan Karakter Anak di Sekolah Menengah Pertama PGRI 1 Wagir, Kabupaten Malang

Main Article Content

Maria Hildegardis Hieng

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pola pendidikan dan pembinaan karakter anak di SMP PGRI 01 Wagir, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya adalah studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pendidikan dan pembinaan yang dilakukan oleh para guru di SMP dalam membentuk karakter anak dan apa saja kendala yang dihadapi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa baik dari kepala sekolah sebagai penanggung jawab sekolah serta para guru tiap mata pelajaran sudah berusaha semaksimal mungkin dalam mendidik dan membina karakter anak. Pola pembentukan karakter dilakukan para guru dengan  beberapa cara yakni melalui kegiatan belajar mengajar di dalam kelas maupun di luar kelas, melaui pembinaan guru bimbingan konseling, serta melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka, karakter anak didik dapat dibentuk dengan baik.

Article Details

How to Cite
Hieng, M. H. (2021). Pola Pembentukan Karakter Anak di Sekolah Menengah Pertama PGRI 1 Wagir, Kabupaten Malang. Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 1(1), 7-15. Retrieved from https://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JP3Kn/article/view/5041
Section
Articles

References

Aeni, A. N. (2014). Pendidikan Karakter Untuk Siswa Sd Dalam Perpektif Islam. Mimbar Sekolah, 1(1), 50–58. https://doi.org/10.1016/S0022-0248(02)02148-6

Alfajar, L. H. (2014). Upaya Pengembangan Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar Negeri Sosrowijaya.

Anwar, F. D. (2016). Pola Pelaksanaan Pendidikan Karakter Terhadap Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 2, 156–166.

Ardiyansyah, H., Hermuttaqien, B. P. F., & Wadu, L. B. (2019). Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Moral Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 4(1), 1–7. https://doi.org/10.21067/jmk

Nono, G. U., Hermuttaqien, B. P. F., & Wadu, L. B. (2018). Hubungan Mata Pelajaran PPKn Terhadap Peningkatan Karakter Siswa. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 3(2), 52–56. https://doi.org/10.21067/jmk

Wadu, L. B., Darma, I. P., & Ladamay, I. (2019). Pengintegrasian Nilai Moral Melalui Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Di SMP. Jurnal Inspirasi Pendidikan, 9(1), 66–70. https://doi.org/10.21067/jip.v9i1.3067

Wadu, L. B., & Jaisa, Y. (2017). Pembinaan Moral Untuk Memantapkan Watak Kewarganegaraan Siswa Sekolah Dasar Kelas Tinggi. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 2(2), 131–139. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21067/jmk.v2i2.2256

Wadu, L. B., Ladamay, I., & Vemi, E. E. (2019). Pembinaan Moral Anak-Anak melalui Sekolah Minggu di Gereja Santo Andreas Tidar, Malang. Journal Of Moral And Civic Education, 3(2), 107–113.

Aw, S. (2016). The character education values contained in the program mario teguh golden ways. Pendidikan Karakter, 181–191.

Cahyono, H. (2015). Pola Pengembangan Pendidikan Karakter Siswa(Sebuah Studi Di Sdn 1Polorejo. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(2), 5–12.

Gultom, A. F. (2011). Guru Bukan Buruh. Malang: Servaminora.

Gultom, A. F. (2016). Iman dengan akal dan etika menurut Thomas Aquinas. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 16(8), 44-54.

Gultom, A. F., Munir, M., & Ariani, I. (2019). Pemikiran Kierkegaard Tentang Manusia Agony dan Proses Penyembuhan Diri. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 4(2), 55-61. https://doi.org/10.21067/jmk.v4i2.4087

Gultom, A. F., Munir, M., & Ariani, I. (2019). Perubahan Identitas Diri Dalam Eksistensialisme Kierkegaard: Relevansinya Bagi Mental Warga Negara Indonesia. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(2), 77-84. http://dx.doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v9i2.8052

Gultom, A. F., & Reresi, M. (2020). Kritik Warga Pada RUU Omnibus Law Dalam Paradigma Critical Legal Studies. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(1), 38-47. http://dx.doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v10i1.8497

Nono, G. U., Hermuttaqien, B. P. F., & Wadu, L. B. (2018). Hubungan Mata Pelajaran PPKn Terhadap Peningkatan Karakter Siswa. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 3(2), 52–56. https://doi.org/10.21067/jmk

Priyoyuwono, D. (2014). Penanaman Nilai Karakter Tanggung Jawab Dan Kerjasama Terintegrasi Dalam Perkuliahan Ilmu Pendidikan. Pendidikan Karakter, 2.

Samsuri, D. (2011). Pembinaan karakter siswa berbasis pendidikan agama. Jurnal Kependidikan, 41(1), 45–53. Retrieved from https://journal.uny.ac.id/index.php/jk/article/view/1918

Santoso, A. D. (2016). Pendidikan Karakter Kerja Sama Dalam Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar Pada Kurikulum 2013. Jurnal Teori Dan Praktis Pembelajaran Ips, 1(1), 50–58.

Siswanto. (2013). Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-nilai Religius. Tadris, 8(1), 92–107.

Susanti, R. (2013). Penerapan Pendidikan Karakter Di Kalangan Mahasiswa. AL-Ta’lim, (3), 480. https://doi.org/10.15548/jt.v20i3.46

Swadayani, M. B. (2014). Implementasi program pendidikan karakter di smp. Pendidikan Karakter, 235–244.

Utami, T. A. (2014). Pelaksanaan Nilai Religius Dalam Pendidikan Karakter Di Sd Negeri 1 Kutowinangun Kebumen. https://doi.org/10.1192/bjp.205.1.76a

Wadu, L. B., Darma, I. P., & Ladamay, I. (2019). Pengintegrasian Nilai Moral Melalui Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Di SMP. Jurnal Inspirasi Pendidikan, 9(1), 66–70. https://doi.org/10.21067/jip.v9i1.3067

Wadu, L. B., & Jaisa, Y. (2017). Pembinaan Moral Untuk Memantapkan Watak Kewarganegaraan Siswa Sekolah Dasar Kelas Tinggi. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 2(2), 131–139. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21067/jmk.v2i2.2256

Wadu, L. B., Ladamay, I., & Vemi, E. E. (2019). Pembinaan Moral Anak-Anak melalui Sekolah Minggu di Gereja Santo Andreas Tidar, Malang. Journal Of Moral And Civic Education, 3(2), 107–113. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/8851412322019204

Woro, S., & Marzuki. (2016). Peran Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka Dalam Pembentukan Karakter Tanggung Jawab Peserta Dikik Di SMP Negeri 2 Windusari Magelang. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(1), 59–73.