Penanaman Nilai-nilai Moral pada Pemuda melalui Kegiatan Karang Taruna

Main Article Content

Lukas Laka
Marsianus Reresi

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman nilai-nilai moral pada pemuda melalui kegiatan karang taruna di Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan  pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan obseervasi, wawancara dan dokumentasi, selanjutnya data dianalisis menggunakan reduksi dan kategorisasi data, display data, dan penarikan kesimpulan serta keabsahan data menggunakan trianggulasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penanaman nilai nilai moral terjadi melalui kegiatan pemuda karang taruna: sarasehan, pelatihan batako, dan kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Rekomendasi penelitian ini termanifestasikan dalam konsep bahwa nilai-nilai moral memerlukan sistem pembagian waktu dan alur kerja yang jelas bagi para anggota yang terlibat. Hal ini dapat direkomendasikan untuk berbagai kegiatan lainnya untuk dapat mendukung terinternalisasinya nilai nilai moral kepada para pemuda.  

Article Details

How to Cite
Laka , L., & Reresi, M. (2021). Penanaman Nilai-nilai Moral pada Pemuda melalui Kegiatan Karang Taruna. Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 1(1), 32-38. Retrieved from https://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JP3Kn/article/view/5085
Section
Articles

References

Ardiyansyah, H., Hermuttaqien, B. P. F., & Wadu, L. B. (2019). Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Moral Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 4(1), 1–7. https://doi.org/10.21067/jmk

Gultom, A. F. (2010). Dialog Transformatif Agama dan Kekerasan. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 4(2), 279-289.

Gultom, A. F. (2011). Guru Bukan Buruh. Malang: Servaminora.

Gultom, A. F. (2016). Enigma Kejahatan dalam Sekam Filsafat Ketuhanan. Intizar, 22(1), 23-34. https://doi.org/10.19109/intizar.v22i1.542

Gultom, A. F. (2016). Iman dengan akal dan etika menurut Thomas Aquinas. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 16(8), 44-54.

Gultom, A. F. (2019). Konsumtivisme Masyarakat Satu Dimensi Dalam Optik Herbert Marcuse. Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter, 2(1), 17-30. https://doi.org/10.21776/ub.waskita.2018.002.01.2

Gultom, A. F., & Reresi, M. (2020). Kritik Warga Pada Ruu Omnibus Law Dalam Paradigma Critical Legal Studies. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(1), 38-47. http://dx.doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v10i1.8497

Gultom, A. F. Kerapuhan Imajinasi Dalam Politik Kewargaan The Fragility Of Imagination In The Politic Of Citizenship.

Giyono, Wisnu & Sentono, T. (2003). Pelaksanaan Pendidikan Moral di Sekolah Dasar Kota Yogyakarta. Jurnal Penelitian Vol. 10, 10(20), 6–12. https://doi.org/10.3810/hp.2001.08.247

Harahap, Z. H. (2017). Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Moral dan Nilai Kebangsaan. Prosiding Seminar Nasional Tahunan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan Tahun 2017, 1(1), 407–410.
Hudi, I. (2017). Pelaksanaan Pendidikanmoral Di Sekolah Dasar Kota Yogyakarta, 10(1), 30–44.

Moerdiyanto. (2000). Peranan Pengurus Karang Taruna Berstatus Mahasiswa Dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi. Journal of Molecular Biology (Vol. 301).

Nono, G. U., Hermuttaqien, B. P. F., & Wadu, L. B. (2018). Hubungan Mata Pelajaran PPKn Terhadap Peningkatan Karakter Siswa. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 3(2), 52–56. https://doi.org/10.21067/jmk

PERMESOSO/HUK/2005. (2005). pemerintah sosial 83/HUA.2005.

Rais, D. U. (2010). Pengaruh Pemberdayaan Karang Taruna di Desa Kaliwiring Oleh Dinas Sosial Kabupaten Jember Terhadap Tingkat Kesejahteraan Anggota Karang Taruna Desa Kaliwiring.

Ruslan, Rosma Elly, N. A. P. (2016). Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Siswa Di Sd Negeri Lampeuneurut. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Prodi PGSD FKIP Unsyiah, 1(1), 68–77.

Sari, I. (2012). Peningkatan Nilai- Nilai Moral Melalui Bercerita, Permainan Papan Magnet di Raudhatul Athfal Baburrahman Padang Pariaman, I(1).

Sawitri, N. (2015). Partisipasi Pemuda Dalam Program Karang Taruna Desa (Studi Pada Pemuda di Dusun Kupang Kidul Desa Kupang Kecamatan Ambarawa), 4(2), 87–92.

Sukardi, R. (2017). Pendidikan Nilai ; Mengatasi Degradasi Moral Keluarga.

Sutika, I. M. (2017). Jurnal Kajian Pendidikan Widya Accarya FKIP Universitas Dwijendra ISSN NO. 2085-0018 Maret 2017, (2085), 1–10.

Undang-Undang kepemudaan. (2009). Undang-Undang Dasar 1945. Jakarta.

Utaminingsih, F. (2011). Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna Dalam Menciptakan Peluang Usaha Melalui Budidaya Jamur Tiram di Desa Kemanukan Bagelen Purworejo Jawa Tengah. Journal of Strategic Studies, 34(2), 281–293. https://doi.org/10.1080/01402390.2011.569130

Wadu, L. B., Darma, I. P., & Ladamay, I. (2019). Pengintegrasian Nilai Moral Melalui Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Di SMP. Jurnal Inspirasi Pendidikan, 9(1), 66–70. https://doi.org/10.21067/jip.v9i1.3067

Wadu, L. B., & Jaisa, Y. (2017). Pembinaan Moral Untuk Memantapkan Watak Kewarganegaraan Siswa Sekolah Dasar Kelas Tinggi. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 2(2), 131–139. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21067/jmk.v2i2.2256

Wadu, L. B., Ladamay, I., & Vemi, E. E. (2019). Pembinaan Moral Anak-Anak melalui Sekolah Minggu di Gereja Santo Andreas Tidar, Malang. Journal Of Moral And Civic Education, 3(2), 107–113. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/8851412322019204

Wadu, L. B., Ladamay, I., & Jama, S. R. (2019). Keterlibatan Warga Negara Dalam Pembangunan Berkelanjutan Melalui Kegiatan Karang Taruna. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(2), 1–8.

Wahyuningsih, T. (2016). Pengelolaan pendidikan nilai-nilai moral berbasis keteladanan pada anak di smp negeri 4 klaten.

Widiarti, S. (2013). Penanaman Nilai-Nilai Karakter Pada Pemuda Desa Melalui Kegiatan Kepemudaan Karang Taruna.

Yuliana, L. (2015). Penanaman Nilai-Nilai Moral Anak Usia Dini, 1–10.