Kajian Kerentanan Sosial terhadap Bencana Banjir Lahar di Desa Linggajati, Tasikmalaya, Jawa Barat

Authors

  • Winarno Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Nurcholish Satrio Pratomo Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Nurcholish Satrio Pratomo Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Junistya Gita Cahyani rogram Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Febby Andini Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Ayu Karina Juliani Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

DOI:

https://doi.org/10.21067/jpig.v11i2.14068

Keywords:

mitigasi bencana, kerentanan sosial, risiko bencana, banjir lahar

Abstract

Social vulnerability at the village scale is often presented in aggregate form, obscuring variation among community units (RW). This study aims to analyze the level and spatial pattern of social vulnerability to lahar floods in Linggajati Village, Tasikmalaya Regency, at the RW scale. A quantitative approach was applied using secondary data from the 2023 Linggajati Village monograph. The Social Vulnerability Index (SVI) was calculated through scoring, score normalization, and weighting of five parameters: population density (60%), gender ratio, vulnerable age groups, disability, and poverty (10% each). The results show an average village SVI of 0.82, classified as high. Five RWs are in the high category: RW 1 and RW 5 (0.93), RW 3 (0.90), RW 4 (0.83), and RW 6 (0.70), while RW 2 is in the moderate category (0.63). Population density and poverty are the dominant factors. These findings support prioritizing high-vulnerability RWs through inclusive evacuation-route planning and strengthened capacity for vulnerable groups.

References

Adam, D. P., Nugroho, S. P., & Hadi, S. P. (2019). Analisis kerentanan bencana menggunakan metode skoring dan pembobotan di wilayah rawan bencana. Jurnal Geografi, 11(2), 45–53.

BNPB. (2012). Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 02 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Pengkajian Risiko Bencana. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Damarswasty, D., Hidayat, R., & Pratama, M. A. (2022). Metode penelitian geografi: Pendekatan dan teknik dalam studi lingkungan dan kebencanaan. Deepublish.

Gosal, C., Mamahit, A., & Warouw, F. (2018). Pengantar manajemen bencana. Bumi Aksara.

Kurniawan, A., & Kusuma, H. (2022). Pengurangan risiko bencana. Prenadamedia Group.

Mantika, N. J., Hidayati, S. R., & Fathurrohmah, S. (2020). Identifikasi tingkat kerentanan bencana di Kabupaten Gunungkidul. Matra, 1(1), 59–70. https://journal.itny.ac.id/index.php/matra/article/view/1254

Puspitotanti, E., & Karmilah, M. (2022). Kajian kerentanan sosial terhadap bencana banjir. Jurnal Kajian Ruang, 1(2), 177. https://doi.org/10.30659/jkr.v1i2.20023

Rahmat, K., Harahap, F., & Siregar, I. R. (2020). Analisis tingkat kerentanan sosial terhadap bencana banjir di Kabupaten X. Jurnal Ilmiah Geografi, 18(1), 23–34.

Sabariman, H., & Susanti, R. (2021). Pengurangan risiko bencana: Perspektif kerentanan dan kapasitas masyarakat. Deepublish.

Sudirman, S., Ambarwati, A., & Lubis, L. (2023). Identifikasi pengukuran indeks kerentanan sosial daerah rentan bencana di Jawa Timur. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial, 6(2), 171–184. https://doi.org/10.25139/jmnegara.v6i2.5125

Ulinnuha, I., Prasetyo, Y., & Sabri, L. (2019). Analisis spasial aliran lahar menggunakan HEC-HMS dan HEC-RAS pada Kali Gendol–Opak kawasan Gunung Merapi. Jurnal Geodesi Undip, 9(1), 20–28.

Downloads

Published

2026-09-14

How to Cite

Winarno, Pratomo, N. S., Satrio Pratomo, N., Gita Cahyani, J., Andini, F., & Karina Juliani, A. (2026). Kajian Kerentanan Sosial terhadap Bencana Banjir Lahar di Desa Linggajati, Tasikmalaya, Jawa Barat. JPIG (Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Geografi), 11(2), 169–175. https://doi.org/10.21067/jpig.v11i2.14068

Issue

Section

Articles