Pemanfaatan Satelit Himawari-8 dengan Metode NWP dan RGB untuk Menganalisis Kondisi Atmosfer Saat Banjir di Sidoarjo Tanggal 28 Mei 2020

Authors

  • Estri Diniyati Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)
  • Dhiyaul Qalbi Syofyan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
  • Aditya Mulya Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)

DOI:

https://doi.org/10.21067/jpig.v6i1.5252

Keywords:

Banjir, Cumulonimbus, Himawari-8, RGB, NWP

Abstract

            Hujan sangat lebat dengan intensitas mencapai 73,6 mm/jam di Kabupaten Sidoarjo tanggal 28 Mei 2020 menyebabkan bencana banjir. Hujan lebat disebabkan oleh adanya aktivitas awan konvektif cumulonimbus. Aktivitas awan ini dapat dianalisis dengan memanfaatkan penginderaan jauh satelit Himawari-8 dengan metode NWP dan RGB yang diolah dengan aplikasi SATAID. Hasil menunjukkan terdapat pola konvergensi dan siklonik di wilayah Jawa Timur yang mengakibatkan potensi pertumbuhan awan konvektif semakin meningkat. Awan mulai terbentuk pada pukul 03.00 UTC dan mulai menutupi wilayah Sidoarjo pada pukul 04.30 UTC. Dengan metode RGB, terpantau awan cumulonimbus yang tinggi dan tebal serta mengandung kristal es. Berdasarkan metode NWP, adanya awan cumulonimbus ini ditandai dengan kondisi atmosfer yang labil dan berpotensi mengalami cuaca buruk dengan nilai SSI -0,1 ℃, CAPE 663 J/kg, CIN 20 J/kg, SWEAT 338 pada pukul 06.00 UTC. Selain itu, berdasarkan data reanalisis Copernicus ECMWF diperoleh nilai divergensi -0,02 s-1  dan nilai kelembapan mencapai >100%. Hal ini menunjukkan bahwa analisis dengan menggunakan metode NWP, metode RGB dan data reanalisis Copernicus ECMWF memiliki kesesuaian dan saling mendukung satu sama lainnya.

Author Biographies

Estri Diniyati, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)

Mahasiswa DIV Program Studi Meteorologi angkatan 2018 di Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatalogi & Geofisika (STMKG) Jakarta, Tangeran Selatan, Banten.

Dhiyaul Qalbi Syofyan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

Pegawai Analisa dan Observasi Stasiun Pemantau Atmosfer (Global Atmospheric Watch) Bukit Kototabang, BMKG, Agam - Sumatera Barat

Aditya Mulya, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)

Dosen Program Studi DIV Meteorologi, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi & Geofisika (STMKG) Jakarta, Tangerang Selatan, Banten

References

Hadiansyah, R., Indranata, A. L., Silitonga, A. K., & Winarso, P. A. (2019). Kajian Kondisi Atmosfer Saat Kejadian Hujan Ekstrem di Padang Sumatera Barat (Studi Kasus Tanggal 14 Februari 2018). Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika Dan Aplikasinya), 3(0), 246. https://doi.org/10.20961/prosidingsnfa.v3i0.28556

Husna, K., & Munandar, M. A. (2017). Analisis Nilai Convective Available Potential Energy (CAPE) Selama Tahun 2013-2016 Terhadap Hujan di Jakarta. Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim Semarang, 1, 30–33.

JMA. (2020). Himawari Natural Color RGB Quick Guide. http://www.jma.go.jp/jma/jma-eng/satellite/VLab/RGB_QG.html

JMA. (2020). Himawari Day Convective Storms RGB Quick Guide. http://www.jma.go.jp/jma/jma-eng/satellite/VLab/RGB_QG.html

JMA. (2020). Himawari Cloud Phase Distinction RGB Quick Guide. http://www.jma.go.jp/jma/jma-eng/satellite/VLab/RGB_QG.html

JMA. (2020). Himawari 24-Hours Microphysics RGB Quick Guide. http://www.jma.go.jp/jma/jma-eng/satellite/VLab/RGB_QG.html

Mega, F., Muh. Ishak, J., Apriansyah, Widada, S., & Miming, S. (2020). Hubungan Pola Garis Arus Angin ( Streamline ) dengan Distribusi Hujan di Kalimantan Barat. PRISMA FISIKA, 8(2), 135–146.

Mughozali, S. Al, Firdianto, P. U., & Irawan, A. M. (2017). Analisis Hujan Lebat dan Angin Kencang di Wilayah Banjarnegara Study Kasus Rabu 8 November 2017. Unnes Physics Journal, 6(1), 65–69.

Nurrohman, F., & Tjasyono, B. (2016). Kajian Indeks Stabilitas Atmosfer Terhadap Kejadian Hujan Lebat Di Wilayah Makassar (Studi Kasus Bulan Desember 2013 – 2014). Jurnal Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika, 3(2), 18–24.

Paski, J. A. I., Sepriando, A., & Pertiwi, D. A. S. (2017). Pemanfaatan Teknik RGB Pada Citra Satelit Himawari-8 Untuk Analisis Dinamika Atmosfer Kejadian Banjir Lampung 20 - 21 Februari 2017. Jurnal Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika, 4(3), 8–15. https://doi.org/10.36754/jmkg.v4i3.48

Prasetyo, B., & Pusparini, N. (2018). Pemanfaatan SATAID Untuk Analisa Atmosfer di Wilayah Perairan. Jurnal Fisika Dan Aplikasinya, 14(2), 37. https://doi.org/10.12962/j24604682.v14i2.3220

Putri, R. J. A. (2016). Pemanfaatan Data Satelit Himawari - 8 Untuk Analisis Kejadian Hujan Sangat Lebat di Kabupaten Nabire, Papua Tengah (Tanggal 12, 21, dan 22 Maret 2016). Prosiding SNSA, 195–204.

Rizkiafama, V. A., Dzikiro, T. K., & Safril, A. (2018). Pemanfaatan Data Satelit Himawari-8 Serta Data Curah Hujan Dan Hari Hujan Bulanan Dalam Analisis Kejadian Banjir Kota Padang, 9 September 2017 Dan 26 September 2018. Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika Dan Aplikasinya), 3, 264. https://doi.org/10.20961/prosidingsnfa.v3i0.28560

Rozi, M. F. (2019). Prediksi Pertumbuhan Awan Cumulonimbus Pada Citra Himawari IR Enhanced Menggunakan Deep Echo State Network (DEEPESN). Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Sulton, K., & Laksita, W. (2018). Analisis Hujan Lebat Dengan Menggunakan Data Citra Satelit Di Kabupaten Banjarnegara (Studi Kasus 18 Juni 2016). Jurnal Material Dan Energi Indonesia, 08(01), 29–35.

Downloads

Published

2021-03-26

How to Cite

Diniyati, E., Syofyan, D. Q., & Mulya, A. (2021). Pemanfaatan Satelit Himawari-8 dengan Metode NWP dan RGB untuk Menganalisis Kondisi Atmosfer Saat Banjir di Sidoarjo Tanggal 28 Mei 2020. JPIG (Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Geografi), 6(1), 1–14. https://doi.org/10.21067/jpig.v6i1.5252

Issue

Section

Articles