Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Peternakan Ayam Petelur di Kelurahan Massepe Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang

Main Article Content

Asrul
Angga Nugraha
Musdalifa Mansur

Abstract

Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui bagaimana masyarakat umum melihat keberadaan ayam petelur di Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, KabupatenSidenreng Rappang. Eksplorasi dilakukan dari Tanggal 15 hingga 28 Mei 2023, di Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang dengan 25 responden.Dalam teknik eksplorasi yang digunakan, khususnya strategi peninjauan, khususnya dengan menerapkan strategi langsung kepada individu yang berada di sekitar wilayah usaha ayam petelur, pengujian informasi yang digunakan adalah wawasan ekspresif dengan menggunakan skala Likert sebagai skala estimasi, khususnya sangat terganggu, terganggu, cukup terganggu, tidak terganggu dan sangat tidak terganggu untuk mengkuantifikasi subvariabel bau pencemaran air dan limbah di Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat secara keseluruhan berada pada kategori sangat tidak terganggu dengan total bobot Sub Variabel yaitu 324, sedangkan bau yang dihasilkan oleh ternak berada pada kategori tidak terganggu dengan total bobot 177, pencemaran air yang dihasilkan ternak termasuk dalam kategori sangat tidak terganggu dengan berat total 72, dan limbah yang dihasilkan ternak termasuk dalam kategori sangat tidak terganggu dengan berat total 75.

Article Details

How to Cite
Asrul, Nugraha, A., & Mansur, M. (2023). Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Peternakan Ayam Petelur di Kelurahan Massepe Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang. Jurnal Sains Peternakan, 11(2), 76–85. https://doi.org/10.21067/jsp.v11i2.9010
Section
Articles

References

Abdi, M., Suhartina, S., Said, N. S., & Ali, N. (2019). Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Peternakan Ayam Ras Petelur Di Dusun Passau Timur Desa Bukit Samang Kecamatan Sendana Kabupaten Majene. AGROVITAL: Jurnal Ilmu Pertanian, 3(1), 18.

BPS. 2021. Kabupaten Sidenreng Rappang Dalam Angka (2022). Majalah Geografi Indonesia, 24(2). https://doi.org/10.22146/mgi.34838

Defari, E. K., , D., Senoaji, G., & Hidayat, F. (2017). Pemanfaatan Limbah Kotoran Ayam Sebagai Bahan Baku Pembuatan Kompos. Dharma Raflesia: Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan IPTEKS, 12(1), 11–20.

Hetharia, C., & Loppies, Y. (2021). Persepsi Masyarakat Terhadap Peternakan Babi Di Kampung Emous Distrik Sausapor Kabupaten Tambrauw. Jurnal Jendela Ilmu 2(1), 19–25.

I Gusti Agung Nyoman Dananjaya. (2020). Dampak Sosial Ekonomi Keberadaan Usaha Peternakan Ayam Ras Petelur, Di Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. DwijenAGRO, 10(2), 102–108.

Ilham, I. Nugraha, A. Raisa, M,D. Sari, I, P. (2022). Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Motivasi Peternak Pada Usaha Peternakan Ayam Petelur Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang, Seminar Nasional Persepsi Komda Sulselbar.

Nugraha, A., Mursalat, A., Fitriani, R., Asra, R., & Irwan, M. (2021). Production Sharing System and Beef Cattle Business Revenue Pattern in Tellulimpoe District, Sidenreng Rappang Regency. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 788(1).

Purnomo, P., Saam, Z., & Nazriati, E. (2016). Analisis Bau Limbah Perternakan Ayam di Pemukiman Terhadap Gangguan Psikosomatik Masyarakat Sekitar Kandang di Desa Sei Lembu Makmur. Dinamika Lingkungan Indonesia, 3(1)

Saade, A., Idris, I., & Ashari, D. (2021). Persepsi Masyarakat Terhadap Dampak Lingkungan Usaha Peternakan Broiler Di Lingkungan Pekanglakbu, Kelurahan Tetebatu, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Jurnal Agrisistem: Seri Sosek Dan Penyuluhan, 17(2), 60–69