Kajian Animal Welfare Pemotongan Sapi di Rumah Potong Hewan melalui Profil Molekul Stres

Main Article Content

Muhammad Hilman Rodli
Cahya Ana Fadli
Abdul Aziz Azzumar
Darajatun Islami
Shofia Jannatul Ma’rifah
Nurul Humaidah

Abstract

Proses pemotongan hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) harus dilakukan dengan baik dari pengangkutan hingga pemotongan agar tidak berakibat stres dan kesakitan pada hewan. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi apakah proses pemotongan ternak sapi di RPH telah memenuhi standar dan menerapkan prinsip animal welfare. Materi penelitian adalah 20 ekor Sapi Limosin dengan rata-rata bobot badan ±350 kg. Metode Penelitian adalah survey. Kasus yang diamati adalah kedaan fisiologis sebelum penyembelihan (P1) dan setelah penyembelihan (P2). Variabel yang diamati adalah kadar hormon Cortisol, Malondialdehid (MDA), Superoksida Dimustase (SOD).  Data dianalisa menggunakan tabel anova dan menggunakan uji t. Hasil riset menunjukkan bahwa Kortisol dan MDA sebelum dilakukan penyembelihan (P1) berbeda sangat nyata (P≤0,01) dengan setelah dilakukan penyembelihan (P2). Rata-rata kadar hormon Kortisol sebelum penyembelihan adalah 47,6±1,22 nmol/L dan setelah penyembelihan adalah 58,16±2,22 nmol/L. Kadar MDA (P1) adalah 20,02±0,73 mmol/L dan P2 dalah 30,91±0,99 mmol/L. Kadar SOD sebelum penyembelihan (P1) berbeda nyata dengan setelah penyembelihan (P2). Rata-rata kadar SOD (P1) adalah 4,68±0,47 mmol/L dan (P2) adalah 3,78±0.08 mmol/L. Kesimpulan adalah perlakuan pemotongan di RPH masih menunjukkan adanya stres pada ternak. Saran dilakukan upaya pengurangan stres pada ternak terutama pada saat perobohan ternak sebelum disembelih.

Article Details

How to Cite
Rodli, M. H., Fadli, C. A., Azzumar, A. A., Islami, D., Ma’rifah, S. J., & Humaidah, N. (2023). Kajian Animal Welfare Pemotongan Sapi di Rumah Potong Hewan melalui Profil Molekul Stres. urnal ains eternakan, 11(2), 103–110. https://doi.org/10.21067/jsp.v11i2.9258
Section
Articles

References

Astuti, P., M.A. Claude, W. Slamet, H. Amelia, M. Hera, & S. Luthfiralda. (2014). Fourier transform infrared sebagai metode alternatif penetapan tingkat stres pada sapi. J. Vet., 15(1), 57-63.

Ayemele, A. G., Tilahun, M., Lingling, S., Elsaadawy, S. A., Guo, Z., Zhao, G., & Bu, D. (2021). Oxidative stress in dairy cows: Insights into the mechanistic mode of actions and mitigating strategies. Antioxidants, 10(12).

Grandin, T. 2020. Livestock handling at the abattoir: effects on welfare and meat quality. Meat and Muscle Biology, 4(2).

Heimbürge, S., Kanitz, E., & Otten, W. (2019). Penggunaan kortisol rambut untuk penilaian stres pada hewan. Endokrinologi Umum dan Komparatif, 270, 10-17.

Hu JP, Zhao XP, Ma XZ, Wang Y, & Zheng LJ. (2014). Effects of cigarette smoke on aerobic capacity and serum MDA content and SOD activity of animal. Int J ClinExp Med, 7(11), 4461-4465.

Ibrahim, M. F. (2017). Sidang Kasus Larangan Ekspor Sapi Australia ke RI Berlanjut. URL : https://news.detik.com/abc-australia/d-3568340/sidang-kasuslarangan-ekspor-sapi-australia-ke-ri-berlanjut. Diakses tanggal 13 Februari 2023.

Jaenudin D., Amin A. A., Setiadi M. A., Sumarno H., & Rahayu S. (2018). Hubungan Temperatur, Kelembaban, dan Manajemen Pemeliharaan Terhadap Efisiensi Reproduksi Sapi Perah di Kabupaten Bogor. Acta Veterinaria Indonesiana. 6(1), 16-23.

Juniartini, W.S., Sulabda, I.N. & Dharmawan, N.S., (2022). Indeks Eritrosit Sapi Bali Jantan Pascatransportasi ke Rumah Potong Hewan Pesanggaran, Denpasar, Bali. Indonesia Medicus Veterinus. 11(1), 95-104.

Mandala, A.Y., Swacita, I.B.N. & Suada, I.K. (2016). Penilaian Penerapan Animal Welfare pada Proses Pemotongan Sapi di Rumah Pemotongan Hewan Mambal Kabupaten Badung. Indonesia Medicus Veterinus. 5(1), 1-12.

Nasution, A. S., Wirjatmadi, B., & Adriani, M. (2016). Efek Preventif Pemberian Ekstrak KulitBuah Naga Berdaging Super Merah (Hylocereus Costaricensis) terhadap Malondialdehid Tikus Wistar yang Dipapar Asap Rokok. Jurnal Kedokteran Brawijaya, vol. 29 (1): 21-24

Nurhayati, D., Sambodo, P., Baaka, A. & Widayati, I., (2022). Penerapan Kesejahteraan Hewan pada Proses Pemotongan Sapi Bali di Rumah Potong Hewan Manokwari, Papua Barat: Implementation of Animal Welfare in Bali Beef Slaughter Process at the Animal Slaughter House, Manokwari, West Papua. Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis, 12(1), 16-23.

Prayoga, S.F., Santoso, K.P., Hidajati, N., Fikri, F., Yunita, M.N. & Purnama, M.T.E., (2021). Aktivitas Superoxide Dismutase pada Serum Darah Babi Landrace yang Disembelih dengan Metode Electrical Stunning. Jurnal Veteriner, 22(2).

Prasetiani, D.P., Rahayu, S., & Soewondo, A. (2015). Analisis Kadar Luteinizing Hormone (LH) Pada Serum Sapi Friesian Holstein Post Partum Dengan Penambahan Selenium Dan Vitamin E. Jurnal Biotropika, 3(3).

Pujayanti, A., (2016). Isu Kesejahteraan hewan dalam hubungan bilateral Indonesia-Australia. Kajian, 18(1), 137-163.

Rita, W., Susana, N.W.O.A.C., Dewi, N.M., Puspa, I.M., Dira, S.I.A.R., & Astiti, A. (2014). Aktivitas Antioksidan Senyawa Flavonoid Ekstrak Etanol Biji Terong Belanda (Solanum Betaceum, Syn) Dalam Menghambat Reaksi Peroksidasi Lemak Pada Plasma Darah Tikus Wistar. Denpasar. Cakra Kimia Indonesian E-Journal of Applied Chemistry. 2(1).

Sanjaya, H. P., Pramesti, F. A., & Purnomo, Y. (2020). Efek Ekstrak Etanol Daun Gedi Merah (Abelmoschus manihot (L.) Medik) Terhadap Kadar Sod Dan Mda Pada Aorta Tikus Model Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Bio Komplementer Medicine, 7(2).

Surai, P.F. (2016). Antioxidant Systems in Poultry Biology: Superoxide Dismutase. J Anim Res Nutr. 1(8), 1-17.

Tamzil M. H., Indarsih B., Jaya I. N. S, & Haryani N. K. D. (2022). Stres pengangkutan pada ternak unggas, pengaruh dan upaya penanggulangan. Livestock and Animal Research Journal. 20(1), 48-58.

Tetlow, S. A., Brennan, M. L., & Garciaâ€Ara, A. (2022). Welfare indicators for stunning versus nonâ€stunning slaughter in sheep and cattle: A scoping review. Veterinary Record, 191(6).

Titisari, N., Asri, K., Fauzi, A., Masnur, I., & Kurniawan, I. (2019). Kadar Hormon Kortisol dan Rasio Neutrofil/Limfosit (N/L) Satwa Lutung Jawa pada Saat di Kandang Perawatan dan Kandang Karantina di Hutan Coban Talun, Batu. TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production. 20(1), 29-37.

Triananda, A. S., Primadiamanti, A., & Angin, M. P. (2023). Uji Antioksidan Ekstrak Etanol Batang Pepaya (Carica papaya L) Dengan Pengukuran Kadar Malondialdehid (MDA) Menggunakan Metode Spektrofotometer Uv-Vis Pada Mencit. Analit: Analytical and Environmental Chemistry, 8(1), 45-55.

Wulandari, E. (2016). “Efek Ekstrak Kulit Buah Rambutan Terhadap Kadar MDA dan Aktivitas SOD Pada Tikus Yang Dipapar Asap Rokokâ€. (Tesis). Semarang: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Semarang.

Zaetun, S., Dewi, L.B.K., Wiadnya, I.B.R., & Srigede, L. (2017). Profil Kadar MDA (Malondialdehide) Sebagai Penanda Kerusakan Seluler Akibat Radikal Bebas Pada Tikus Yang Diberikan Air Beroksigen. Jurnal Analisis Medika Bio Sains. 4(2), 63-68.

Zainuri, M. & Wanandi, S.I., (2012). Aktivitas Spesifik Manganese Superoxide Dismutase (Mnsod) dan Katalase Pada Hati Tikus Yang Diinduksi Hipoksia Sistemik: Hubungannya Dengan Kerusakan Oksidatif. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 22(2).