PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA DI SD DENGAN MENGGUNAKAN METODE PQ4R

Main Article Content

Meirza Nanda Faradita

Abstract

ABSTRAK
Pendidikan  IPA  erat  kaitannya  dengan  pembelajaran  melalui  benda  konkret  danmelalui pengalaman  yang  nyata.  Berdasarkan  observasi  yang  telah  dilakukan  di  kelas kelas VAl-Kholiq SD  Muhammadiyah  8  Surabayamenunjukkan  bahwahasil  belajar  siswa  dalam  pembelajaran kompetensi dasar IPA dibawah kriteria ketuntasan minimal (KKM).
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan  hasil  belajar  dengan  menggunakan  teknik  PQ4R.  Penelitian  ini menggunakan Penelitian Tindakan  Kelas (PTK)  yang dilaksanakan di kelas V Al-Kholiq SD  Muhammadiyah 5 Surabaya.  Subjek  penelitian  sebanyak  15  siswa  laki-laki dan  10  siswa  perempuan.  Teknik pengumpulan data dengan  tes. Siswa dikatakan  tuntas apabila hasil belajarnya di atas KKM ≥75 dan prosentase ketuntasan belajar siswa di kelas tersebut ≥80. Pelaksanaan  penelitian  terdiri  atas  siklus  I  dan  Siklus  II  dengan  rentang  waktu  7hari. Hasil  penelitiansiklus  Imenunjukkan  bahwa  rata-rata  kelas  mendapatkan  nilai  75,4  dengan prosentase  ketuntasan   belajar   siswa72%.  Hal   ini   belum  dapat  dikatakan  tuntas,  sehingga dilakukan  pembelajaran  lagi  di  siklus  II.Pada  siklus  IIhasil  rata-rata  kelas  mendapat  81,8  dan hasil  ketuntasan   belajar   siswaadalah  80%.Secara  klasikal  pembelajaran  dikatakan  tuntas.Pembelajaran menggunakan  metode  PQ4R dapat  meningkatkan hasil  belajarIPAsiswa  kelas  V Al-Kholiq.
Kata kunci : IPA, Metode PQ4R, Hasil Belajar
 
ABSTRACT
Science  education  is  closely  related  to  learning through  concrete  objects  and  through real experience. Based on observations made in class V of Al-Kholiq Muhammadiyah 8 Surabaya Elementary  School  showed  that  student  learning  outcomes  in  basic  science  competency  learning under  the  minimum  completeness  criteria  (KKM).  This  study  aims  to  improve  learning  outcomes using the PQ4R technique. This study used Classroom Action Research (CAR) carried out in class V Al-Kholiq Muhammadiyah 5 Elementary School Surabaya. The research subjects  were 15 male students and 10 female students. Techniques for collecting data with tests. Students are said to be complete if their learning outcomes are above KKM ≥75 and the percentage of students' mastery learning in that class is ≥80.
The implementation of the study consisted ofcycle I and Cycle II  with a  span of 7 days. The  results  of  the  first  cycle  study  showed  that  the  class  average  got  a  value  of  75.4  with  a percentage of 72% student learning completeness. This cannot be said to be complete, so learning is carried out againin cycle II. In the second cycle the results of the class average got 81.8 and the results  of  student  learning  completeness  were  80%.  Classical  learning  is  said  to  be  complete. Learning using the  PQ4R method can improve the science learning outcomes of class  V  students of Al-Kholiq.
Keywords: Science, PQ4R Method, Learning Outcomes

Article Details

How to Cite
Faradita, M. N. (2019). PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA DI SD DENGAN MENGGUNAKAN METODE PQ4R. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar, 3(1), 7-13. https://doi.org/10.21067/jbpd.v3i1.2893
Section
Articles

References

Daryanto. (2014). Penelitian Tindakan Kelas dan Penelitian Tindakan Sekolah beserta contoh-
contohnya. Yogyakarta: Gava Media.

Indrawati, T., Riyadi, & Matsuri. (2014). PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PREVIEW,
QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, AND REVIEW (PQ4R) TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN. JurnalDidaktika Dwija Indria, 2(9), 1–6.

Nasution, N. H. (2017). Pengaruh model pembelajaran pq4r terhadap hasil belajar siswa
kelas X SMA materi ekosistem. Proceeding Of Biology Education, 1(1), 24–29.

Rahayu, H., & Hartati, S. (2016). Peningkatan Kualitas Pembelajaran Ipa Melalui Strategi
Belajar Pq4R Berbantuan Media Powerpoint. Jurnal Phenomenon (Pendidikan MIPA), 6(1), 35–44.

Suprijono, A. (2015). Cooperative Learning (PAIKEM Theory And Application).Yogyakarta: Pustaka
Belajar.

Tandililing, E. (2011). Peningkatan Komunikasi Matematis Serta Kemandirian BelajarSiswa SMA
Melalui Strategi PQ4R Disertai Bacaan Refutation Text. Untan (Pendidikan IPA Dan Matematika), 2(1), 11–22.

Trianto Ibnu Badar Al-Tabany, & Tutik, T. T. (2014). Mendesain model Pembelajaran Inovatif,
Progresif, dan Konstektual: Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum 2013. Jakarta: Prenadamedia Group.

Wahyuningsih, A. N. (2012). PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK BERGAMBAR MATERI
SISTEM SARAF UNTUK PEMBELAJARAN YANG MENGGUNAKAN STRATEGI PQ4R.Journal of Innovative Science Education, 1(1), 1–9.

Widayati, A. (2008). Penelitian Tindakan Kelas. Jurnal Pendidikan Akuntasi Indonesia, VI(1), 87–93.

Wondal, R. (2016). Penggunaan Model Pembelajaran Preview, Questions, Read, Reflect, Recite,
Review (Pq4r) Untuk Meningkatkanaktivitas Dan Hasil Belajar Biologi. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(1), 128–139.

Yulistiati, A., Rosyidi, A., & Ariyanto, J. (2012). Hasil belajar biologi ditinjau darimetode
pembelajaran preview, question, read, reflect, recite, review (PQ4R) dan minat belajar siswa kelas x SMA negeri 1 kebakkramat tahun pelajaran 2011/2012. BIO-PEDAGOGI Volume 1, Nomor 1, 1(1), 1–12.