PENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA MELALUI METODE EKSPERIMEN LEARNING

Main Article Content

Ermida Ermida

Abstract

Abstract
Experiment Method Learning in classroom learning is part of an experiment to observe an object, analyze data, prove and draw conclusions on an object and prove a particular question or hypothesis that allows students to experiment to prove themselves a question or hypothesis being studied. This research is a type of PTK class action research (Action research class) with the aim of Research to: (1) Describe the experimental method of learning in improving learning outcomes of elementary school science (2) Improve the achievement of science learning outcomes through the Learning Experiment method (3) Describe the increase in science learning activities through the Experiment learning method. The class action research design used is the Kemmis taggart cycle model. The results of this study indicate that learning model Experimental Learning learning methods have a positive impact on improving student learning achievement. The success criteria that have been determined by the researcher reached in the second cycle, namely the average percentage score of the final test results increased from 73% to 88%, this shows that students' conceptual understanding is getting better and the percentage of student activity observation increases from 80% to 92.5%, p. it shows that students are very active in the learning process in the classroom.


ABSTRAK
Metode Eksperiment Learning dalam pembelajaran dikelas merupakan bagian dari percobaan
untuk mengamati suatu objek, menganalisis data, membuktikan dan menarik kesimpulan sendiri tentang
suatu objek dan membuktikan suatu pertanyaan atau hipotesis tertentu yang memungkinkan siswa
melakukan percobaan untuk membuktikan sendiri suatu pertanyaan atau hipotesis yang dipelajari. Penelitian
ini berjenis penelitian tindakan kelas PTK (Action research class) dengan tujuan Penelitian untuk:
(1)Mendiskripsikan metode eksperimen learning dalam peningkatan hasil belajar IPA SD (2) Menigkatkan
prestasi hasil belajar IPA melalui metode Eksperimen Learning (3) Mendiskripsikan peningkatan aktivitas
belajar IPA melalui metode Eksperiment learning. Desain penelitian tindakan kelas yang digunakan adalah
model siklus Kemmis taggart, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran pembelajaran
Eksperimen Learning memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Kriteria
keberhasilan yang telah ditetapkan peneliti tercapai pada siklus II yaitu persentase rata-rata skor hasil tes
akhir meningkat dari 73% menjadi 88%, hal ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa semakin baik
dan persentase observasi kegiatan siswa meningkat dari 80% menjadi 92.5%, hal tersebut menunjukkan
siswa sangat aktif dalam proses pembelajaran di kelas

Article Details

How to Cite
Ermida, E. (2019). PENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA MELALUI METODE EKSPERIMEN LEARNING. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar, 3(2), 67 - 80. https://doi.org/10.21067/jbpd.v3i2.3409
Section
Articles

References

Abdillah. (2011). langkah -langkah dalam metode eksperimen. Erlangga. Jakarta

Arikunto, Suharsini. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta

Astutik, S. (2012). Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Diterbitkan Oleh : Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Model Siklus Belajar (Learning Cycle 5E) Berbasis Eksperimen Pada Pembelajaran Sains Di SDN Patrang I Jember, 1(2), 143–153.

Depdiknas. (2003). Undang - Undang Republik Indonesia No 20 tahun 2003. Djamarah, Bahri, Syaiful.(2000).Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif.Jakarta : PT Rineka Cipta

Hurlock, Elizabeth B . 1980.”Psikologi Perkembangan”. Erlangga. Jakarta.

Kemmis dan Teggart. 1988. The Action Research Planner. Deakin Univercity

Mahrani Panjaitan, K.Y. Margiati, S. H. (2015). Penggunaan metode eksperimen dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar Sisiwa SD, 1–17.

Mulyasa. 2007. Menjadi Guru Profesional; Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Rosdakarya

Nurhadi (2004: 185-186). (2004). Pembelajaran kontekstual ( contextual teaching and learning / CTL ) dan penerapannya dalam KBK / oleh, 1.Erlangga. Jakarta

Roestiyah. 2008. Strategi Belajar Mengajar dalam CBSA. Jakarta: Rineka Cipta.

Sanjaya, Wina. 2006. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Subekti, Y., & Ariswan, A. (2016). Pembelajaran Fisika dengan Metode Eksperimen untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif dan Keterampilan Proses Sains The Physics Learning with Experimental Methods to Increase Cognitive Aspects of Learning Outcomes and Science Process Skills, 2(2), 252–261.

Schoenherr, Palendeng. 2003.Strategi Pembelajaran Sains. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Tim FKIP. 2007. Pemantapan Kemampuan Profesional. Jakarta : Universitas Terbuka

Triadi,Deki.(2012). Karakteristik Metode Eksperimen. (online). (http:// blogdekitriadi.blogspot.com/2012/04/karakteristik-metode-eksperimen.html, diakses 19 April 2013)

Wardani, I GAK. 2013. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : Universitas Terbuka

W.J.S, Poerwadarminta (1991), Kamus Umum Bahasa Indonesia. Balai Pustaka, Jakarta

Yuliani, H., Sunarno, W., & Suparmi. (2012). Pembelajaran Fisika Dengan Pendekatan Ketrampilan Proses Dengan Metode Eksperimen Dan Demonstrasi Ditinjau Dari Sikap Ilmiah Dan Kemampuan Analisis, 1(3), 207–216