Faktor Pendukung dan Penghambat Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dalam Meningkatkan Keterampilan Warga Negara Melalui Program Pokok PKK

Main Article Content

Ludovikus Bomans Wadu
Iskandar Ladamay
Maria Yosefina Dadi

Abstract

Artikel ini memberikan gambaran faktor pendukung dan penghambat yang dialami Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) dalam meningkatkan keterampilan warga negara melalui program pokok PKK. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kegiatan TP.PKK yang melibatkan warga negara untuk menjadikan mereka warga negara yang baik dalam konteks citizenship education. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa semangat dan kesadaran masyarakat sangat baik dalam setiap pelaksanaan kegiatan. Selain itu Anggaran Dana Desa setidaknya mendukung pelaksanaan program pendidikan dan keterampilan. Sedangkan faktor penghambat yang ditemukan adalah kendala pemasaran dan minimya dana yang dimiliki masyarakat untuk mengembangkan keterampilan yang diajarkan TP.PKK.

Article Details

How to Cite
Wadu, L. B., Ladamay, I., & Dadi, M. Y. (2018). Faktor Pendukung dan Penghambat Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dalam Meningkatkan Keterampilan Warga Negara Melalui Program Pokok PKK. Jurnal Inspirasi Pendidikan, 8(1), 62–71. https://doi.org/10.21067/jip.v8i1.2244
Section
Articles

References

Buku
Creswell.2016.Research Design.Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Moleong.2016.Metode Penelitian Kualitatif.Bandung : PT.Remaja Rosdakarya.

Jurnal
Adnan.2015.Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) Pada Era Demokratisasi, 4 (1).(online).(www.jurnal.fkip.uns.ac.id), diaksses 4 Oktober 2017
Arisandi Desi.2015.Peran PKK Di Dalam Pemberdayaan Perempuan Di Desa Muara Bengkal Ilir Kecamatan Muara Bengkal Kabupaten Kutai Timur, 3 (4).(online).(ejournal.ip.fisip-unmul.ac.id), diakses 4 September 2017.
Narmoatmjo Winarno.2017.Pemikiran Aristoteles Tentang Kewarganegaraan Dan Konstitusi. 17 (3).(online). (https://jurnal.ugm.ac.id), 5 September 2017.
Riana, dkk.2014. Pelaksanaan Peran Tim Penggerak Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dalam Memberdayakan Perempuan (Studi tentang Program Pendidikan dan Keterampilan di Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang). 2 (5).(online).(download.portalgaruda.org/article.php), 5 September 2017.
Setiawan Deny.2014. Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Karakter melalui Penerapan Pendekatan Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan. 6 (2).(online). (http://download.portalgaruda.org/article.php?), diakses 7 Desember 2017.
Shalfiah Ramandita.2013.Peran Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dalam Mendukung Program - program Pemerintah Kota Bontang. 1 (3).(online).(perpustakaan.unmul.ac.id/ejournal/index.php/um/article/download/92/78), diakses 4 September 2017.
Sutiyono.2017. Pengembangan Civics Skills Melalui Seminar Cocrates Dalam Pendidikan Kewarganegaraan.2 (2).(online).(http://journal.umpo.ac.id/index.php/JPK/article/view/528/503), diakses 7 Desember 2017.
Trisnawati dan Jatiningsih.2017.Strategi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam Pemberdayaan Perempuan di Kelurahan Sukorame Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik, 5 (3).(online).(jurnalmahasiswa.unesa.ac.id), diakses 7 September 2017.

Website
Keputusan Menteri Dalam Negeri Dan Otonomi Daerah Republik Indonesia Nomor: 53 Tahun 2000 Tentang Gerakan Pemberdayaan Dan Kesejahteraan KeluargaMenteri Dalam Negeri Dan Otonomi Daerah. (online).(www.kemendagri.go.id), diakses 19 Oktober 2017.