The Teknik Modeling Dalam Bimbingan Kelompok Untuk Mengatasi Grief Remaja Pasca Kematian Orangtua

  • Lolang Maria Masi STKIP Citra Bina Nusantara
  • Christmas Prasetia Ate STKIP Citra Bina Nusantara

Abstract

Perilaku grief merupakan respon emosional terhadap kehilangan seseorang melalui kematian merupakan penderitaan emosional yang kuat serta mendalam dan dapat diekspresikan dengan berbagai cara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan model bimbingan kelompok dengan teknik modeling yang efektif untuk mengurangi perilaku grief siswa. Desain penelitian ini menggunakan metode Educational research and development, dengan jumlah sampel sebanyak 10 siswa. Model bimbingan kelompok dengan teknik modeling adalah layanan bimbingan yang diberikan secara kelompok dengan mengaktifkan dinamika kelompok melalui model. Model yang digunakan adalah Live Model dan Symbolic Model. Hasil uji coba lapangan menunjukan tingkat perilaku grief siswa mengalami penurunan. Tingkat perilaku grief siswa sebelum bimbingan kelompok adalah 66,5% dan setelah bimbingan kelompok menurun menjadi 45,69%. Terjadi penurunan sebesar 20,81%. Penurunan tersebut terjadi pada semua aspek perilai grief. Ini berarti model layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling efektif untuk mengurangi perilaku grief siswa.  

References

Ahsyari, E.R. 2015. Kelelahan Emosional dan Strategi Coping Pada Wanita Single Parent (Studi Kasus Single Parent di Kabupaten Paser). eJournal Psikologi. 3(1)

Alwisol. 2009. Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta

Astuti, Y.D. 2005. Kematian Akibat Bencana dan Pengaruhnya Pada Kondisi Psikologis survivor: Tinjauan Tentang Arti Penting Death Educatioan.

Humanitas: Indonesian Psychological Journal, 1(2), 41-53

Brier, N. 2008. Grief Following Miscarriage: a Comprehensive Review of the Literature. Journal of Woman’s Health, 3 (17)

Feist.J. & J.Gregory. 2008. Teori Kepribadian (Theories of Personality). Jakarta: Salemba Humanika

Fitria, A. & Deliana, S.M. 2013. Grief Pada Remaja Akibat Kematian Orangtua Secara Mendadak. Developmental and Clinical Psychology, 2(2)

Gibson, R.L. & Mitchell. 2011. Bimbingan dan Konseling. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Hutomono, S. 2011. Observasional Learning: Metode Psikologis yang Dilupakan dalam Psikologis Olahraga. Jurnal Ilmiah SPIRIT. 11, (2),25-35

Juntika, N. Achmad. 2009. Bimbingan dan Konseling Dalam Berbagai Latar Kehidupan. Bandung: Refika Aditama

Lund, D. & Vries, B. D. 2010. Experience and Early Coping of Bereaved Spouses/Partners in an Intervention based on the Dual Process Model (DPM).

OMEGA Journal of Death and Dying, 61(6)

Papalia, D.E, Olds, S.W. & Feldman. 2008. Psikologi Perkembangan (Human Development). Jakarta: Kencana

Prayitno.2012. Jenis Layanan dan Kegiatan Pendukung Konseling. Pandang: Program Pendidikan Profesi Konselor Jurusan Bimbingan dan Konseling FIP UNP

Purwanti,D. & Ropi, H. & Widianti, E. 2013. Gambaran Respon Berduka Pada Anak Remaja dengan Orangtua Bercerai di SMP 1 Jatinangor Kabupaten Sumedang.

Jurnal Keperawatan Jiwa, 1(2)

Santrock, J.W. 2008. Perkembangan Anak. Jilid 1. Erlangga

Sugiyono. 2012. Metode penelitian pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta

Sundari, A.R. & Herdajani, F. 2013. Dampak Fatherless Terhadap Perkembangan Psikologi Anak, Prosiding Seminar Nasional Parenting: Yogyakarta.

Willis, Sofyan. 2008. Remaja dan Masalahnya. Bandung: Alfabeta

Winnkel, W.S. & Hastuti, Sri. 2010. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi

Published
2019-02-03
How to Cite
Masi, L., & Ate, C. (2019). The Teknik Modeling Dalam Bimbingan Kelompok Untuk Mengatasi Grief Remaja Pasca Kematian Orangtua. Jurnal Inspirasi Pendidikan, 9(1), 25-32. https://doi.org/10.21067/jip.v9i1.2822
Section
Articles