Penerapan Data Mining untuk Klasifikasi Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Metode Naïve Bayes (Studi Kasus Puskesmas Taman Krocok)

Isi Artikel Utama

Moh. Jasri
Andi Wijaya
Mochammad Rizqi Sunggara

Abstrak

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah sebuah Penyakit yang menular akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti serta Aedes albopictu (Kinansih at all,2020). Nyamuk Aedes ini adalah salah satu nyamuk yang tersebar luas di wilayah Indonesia, terkecuali wilayah yang berada pada ketinggian yang melebihi seratus meter dari permukaan dasar laut.


Puskemas Taman Krocok terletak di sebelah timur kota Bondwoso, dimana disetiap tahunnya pada saat musim hujan berlangsung terdapat banyak pasien yang terkena penakit demam berdarah yang dikarenakan kurangnya penyuluhan dari dinas kesehatan dimana lokasi yang tinjau hampir berada di kaki gunung, sehingga potensi terkenanya penyakit DBD sangat cepat.


peneliti akan melakukan proses klasisfikasi  menggunakan Naïve Bayes yang berperan sebagai seleksi fitur pada data yang dipeoleh dari Puskesmas Taman Krocok. Dari permasalahan yang sudah di paparkan diatas makan peneliti mengangkat judul Penerapan Data Mining Untuk Klasifikasi Penyakit DBD dengan Metode Naïve Bayes (Studi Kasus Puskesmas Taman Krocok). Peneliti berharap pada proses klasifikasi ini dapat membantu  dalam penanganan penyakit demam berdarah khususnya di puskesmas Taman Krocok.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
[1]
M. Jasri, A. Wijaya, dan M. Rizqi Sunggara, “Penerapan Data Mining untuk Klasifikasi Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Metode Naïve Bayes (Studi Kasus Puskesmas Taman Krocok)”, SMARTICS, vol. 8, no. 1, Agu 2022.
Bagian
Artikel