Pengembangan Modul IPA/Fisika Terpadu Berbasis Scaffolding pada Tema Gerak Untuk Siswa Kelas VIII SMP/MTs

Jumaidin Budaeng, Hena Dian Ayu, Hestiningtyas Yuli Pratiwi

Abstract


This research aims to develop the Integrated Science Module Based on Scene Motion Scaffolding, knowing the quality of Integrated Science module, and evaluate the response of teachers and students of the Integrated Science module. This study is a research and development (R & D) by Borg and Gall modified by Sugiyono. The results of the research module Integrated Science for students developed by subject matter experts and media experts have a quality percentage of each 85% (excellent) and 86.6% (excellent). While the modules for teachers according to subject matter experts and media experts have quality with the percentage of each 84% (excellent) and 87% (very good), the response of teachers to the teacher module and student module is Strongly Agree with the percentage of each 87.5 % and 89.84%. Of the 10 students of SMP Negeri 3 Kepanjen on a limited test, got the students' response to student IPA module is Strongly Agree with the percentage of 85%. It can be concluded that the Integrated Science Module Based on Scene Motion Scaffolding has met the criteria Very Good quality and fit for use as a teaching material Integrated Science for students of class VIII SMP/MTs.


Keywords: Integrated Science Module, Scaffolding, Motion

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Modul IPA Terpadu Berbasis Scaffolding pada Tema Gerak, mengetahui kualitas modul IPA Terpadu, dan mengetahui respon guru dan siswa terhadap modul IPA Terpadu. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) menurut Borg dan Gall yang dimodifikasi oleh Sugiyono. Hasil penelitian modul IPA Terpadu untuk siswa yang dikembangkan menurut ahli materi dan ahli media memiliki kualitas persentase masing-masing 85% (sangat baik) dan 86,6% (sangat baik). Sedangkan modul untuk guru menurut ahli materi dan ahli media memiliki kualitas dengan persentase masing-masing 84% (sangat baik) dan 87% (sangat baik), respon guru terhadap modul guru dan modul siswa adalah Sangat Setuju dengan persentase masing-masing 87,5% dan 89,84%. Dari 10 siswa SMP Negeri 3 Kepanjen pada uji terbatas, mendapat respon siswa terhadap modul IPA siswa adalah Sangat Setuju dengan persentase 85%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Modul IPA Terpadu Berbasis Scaffolding pada Tema Gerak telah memenuhi kriteria kualitas Sangat Baik dan layak digunakan sebagai salah satu bahan ajar IPA Terpadu untuk siswa kelas VIII SMP/MTs.


Kata Kunci: Modul IPA Terpadu, Scaffolding, Gerak


Keywords


Integrated Science Module, Scaffolding, Motion

Full Text:

PDF

References


Adinegara. (2010). Vygotskian Perspective: Proses Scaffolding untuk Mencapai Zone of Proximal Development (ZPD). (online), (http://eprints.uny.ac.id).

Ayu, H.D., & Jufriadi, A. (2013). Meningkatkan Hasil Belajar Dengan Help Session Bersetting Kooperatif. Erudio.Vol 1 No 2. Hal. 15-25.

Borg, W. R. & Gall, M. D. (1989). Educational Research: An Introduction. New York: Longman

Depdiknas. (2008). Panduan PengembanganPembelajaran IPA secara terpadu. Jakarta. Badan pengembangan dan penelitian Pusat Kurikulum

Daryanto. (2013). Menyusun Modul. Yogyakarta: Gava Media.

Ida, D.A. (2011). Pengembangan Modul Mind Mapping Sel dan Kehidupan Untuk Sekolah Berstandar Internasional. Universitas Negeri Malang. Skipsi tidak diterbitkan.

Hardini, R., & Pujayanto, E. (2013). Pengembangan Bahan Ajar IPA Terpadu Berbasis Saling Temas Untuk SMP Kelas VIII Dengan Ekosistem Air Tawar. Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika (JMPF) Vol. 3 No. 1 hal 8-15

Harydi, A., & Achmadi, H.R. (2013). Pengembangan Materi Ajar Berbasis Scaffolding Pada Pokok Bahasan Analisis Vektor di SMAN 1 Waru Pamekasan. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika vol. 02 No. 03 Tahun 2013.

Khotimah, K., Muhardito, & Suwarsono, P. (2013). Pengembangan Modul Kalor Berbasis Problem Based Learning Berbantuan Paket Scaffolding Untuk Siswa Kelas X SMA. (online),(http://digilib.uns.ac.id).

Koes, H.S. (2012). Pengaruh Strategi Scaffolding-Kooperatif dan Pengetahuan Awal Terhadap Prestasi Belajar dan Sikap pada Matakuliah Fisika Dasar. Universitas Negeri Malang: Disertasi tidak diterbitkan.

Melinda. (2014). Strategi Scaffolding Berbasis Multirepresentasi Untuk Mengatasi Kesulitan Pemahaman Konseptual Siswa Dalam Operasi Pecahan Di SMP. (online), (http://repository.uinjkt.ac.id).

Muhafid, E. (2013). Pengembangan Modul IPA Terpadu Berpendekatan Keterampilan Proses pada Tema Bunyi di SMP Kelas VIII. Unnes Science Education Journal, vol 2, No 1 (2013), (online), (http://journal.unnes.ac.id/sju/indeks.php/usej).

Muzari, I. (2015). Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis SETS pada Tema Makanan Sehat dan Tubuhku untuk Meningkat Hasil Belajar. Tesis, (online), (http://digilib.uns.ac.id).

Nurhayati, A. (2010). Pengaruh Strategi Peta Konsep Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa. (online), (http://repository.uinjkt.ac.id).

Prastowo, A. (2012). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta : DIVA press.

Purwanto. (2007). Pengembangan Modul. Jakarta: Depdiknas.

Puskur. (2012). Panduan Pengembangan Pembelajaran IPA Terpadu. Jakarta: Depdiknas. Model IPA Terpadu. pdf, (online), (www.puskur.net/inc/mdl/050).

Santyasa. (2009). Metode Penelitian Pengembangan dan Teori Pengembangan Modul. Denpasar: FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha.

Setiawan, A. (2014). Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Sains-Teknologi-Masyarakat dengan Tema Pembuatan Kompos sebagai Sarana Berpikir Kreatif Siswa SMP/MTs. Skripsi. (online), (http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/13212).

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Trianto. (2011). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.

Zuliyati, S. (2014). Pengembangan Modul IPA Terpadu Bermuatan Mind Mapping pada Tema Cahaya dan Penglihatan untuk Kelas VIII SMP/MTS. Unnes Science Education Journal, vol 3, No 1 (2014).




DOI: http://dx.doi.org/10.21067/mpej.v1i1.1633

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

ISSN 2548-9135 (online), ISSN 2548-9127 (print)