Pengembangan Modul dengan Lima Permainan Tradisional Guna Mempertajam Hati Nurani Anak Usia 9-12 Tahun

Main Article Content

Anna Wijayanti
Gregorius Ari Nugrahanta
Irine Kurniastuti

Abstract

This research aimed to develop a module with five traditional games for sharpening conscience children 9-12 years old. The type of this research is R&D with ADDIE. This research has done in the region Magelang, Central Java. The result showed the quality of the module with five traditional games was very nice. The validation test 3,72 a very nice category. The implementation of the module with five traditional games has affected children’s conscience. The result of the paired samples t-test the posttest score (M = 85,00, SE = 4,226) was higher than pretest score (M = 46,25, SE = 5,957) and the difference was significant with t = 7,519, p = 0,000. That means the implemented of traditional games’s modul can explain 87,60% of the change in conscience. The effect size showed r = 0,936 has equivalent with 87,60% which into the high category. N-gain score 74,643% high effectiveness.

Article Details

How to Cite
Wijayanti, A., Nugrahanta, G. A., & Kurniastuti, I. (2021). Pengembangan Modul dengan Lima Permainan Tradisional Guna Mempertajam Hati Nurani Anak Usia 9-12 Tahun. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar, 5(2), 90 - 103. https://doi.org/10.21067/jbpd.v5i2.5280
Section
Articles

References

Ariesta, F. W. (2019). Nilai Moral Dalam Lirik Dolanan Cublak-Cublak Suweng. Ilmu Budaya Cakrawala, 7(2), 188–192. http://journal.unhas.ac.id/index.php/jib/article/view/7104

Batubara, H. H. (2020). Media pembelajaran efektif. Fatawa Publishing.

Dewi, P. K., & Budiana, N. (2018). Media pembelajaran bahasa. UB Press.

Faizah, Rahma, U., & Dara, Y. P. (2017). Psikologi pendidikan aplikasi teori di Indonesia. Universitas Brawijaya Press.

Herlanti, Y. (2014). Tanya Jawab Seputar Penelitian Pendidikan Sains. Universitas Syarif Hidayatulah.

Hermawan, I. (2019). Metodologi penelitian pendidikan (Rahayu, C). Hidayatul Quran Kuningan.

Irman. (2017). Nilai-Nilai Karakter pada Anak Dalam Permainan Tradisionan dan Moderen. KONSELI: Jurnal Bimbingan Dan Konseling (E-Journal), 4(2), 89–96.

Iswinarti. (2017). Permainan tradisional prosedur dan analisis manfaat psikologis. Penerbitan Universitas Muhammadiyah Malang.

Jarvis, M. (2017). Teori-teori psikologi. Nusa Media.

Jensen, E. (2011). Pemelajaran berbasis otak. PT. Indeks.

Kurniati, E. (2016). Permainan tradisional dan perannya dalam mengembangkan keterampilan sosial anak edisi pertama. Prenadamedia group.

Maghfiroh, Y. (2020). Peran Permainan Tradisional dalam Membentuk Karakter Anak Usia 4-6 Tahun. 6(1), 1–8.

Nugroho, R. (2018). Kebijakan membangun karakter bangsa di era digital, disruptif, dan kaos. PT Elex Media Komputindo.

Rudibyani, R. B. (2019). Peningkatkan Keterampilan Berpikir Elaborasi dan Penguasaan Konsep Elektrolisis Siswa Melalui Discovery Learning. Jurnal Sains Dan Edukasi Sains, 2(2), 60–69. https://doi.org/10.24246/juses.v2i2p60-69

Susanto, B. H. (2017). Pengembangan Permainan Tradisional Untuk. Jurnal Morak Kemasyarakatan, 2(2), 117–130.

Syukurman. (2020). Sosiologi pendidikan: Memahami Pendidikan dan Aspek Multikulturisme. Kencana.

Widodo, P., & Lumintuarso, R. (2017). Pengembangan model permainan tradisional untuk membangun karakter pada siswa SD kelas atas. Jurnal Keolahragaan, 5(2), 183. https://doi.org/10.21831/jk.v5i2.7215

World Economic Forum. (2015). New vision for education. World Economic Forum.

Yudiwinata, H. P., & Handoyo, P. (2014). Permainan Tradisional dalam Budaya dan Perkembangan Anak. Paradigma, 02, 1–5.