METRUM, RIMA DAN IMAGERY DALAM DIWANKARYA JAMAL EDDIN AL-WAHIDI
Main Article Content
Abstract
Perkembangan puisi Arab kontemporer di media digital menunjukkan adanya kesinambungan antara tradisi prosodi klasik dan ekspresi emosional modern. Syair Qadaru al-Liqā’ dan Hāżihī Lamīsī karya Jamal Eddin al-Waḥidi menjadi salah satu contoh karya yang tetap mempertahankan struktur ‘arūḍ dan qāfiyah , sekaligus menghadirkan imagery yang kuat dan dekat dengan pengalaman emosional generasi muda. Kajian terhadap kedua puisi difokuskan pada analisis ‘arūḍ , qāfiyah , dan imagery untuk melihat hubungan antara struktur prosodik dan pembentukan makna dalam teks. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data berupa bait-bait syair dikumpulkan melalui teknik simak dan catat. Analisis ‘arūḍ dilakukan melalui teknik taqṭī‘ untuk mengidentifikasi baḥr, taf‘īlah, dan zihāf. Analisis qāfiyah difokuskan pada identifikasi rawī, bentuk qāfiyah , serta uyūb al-qāfiyah , sedangkan imagery dianalisis menggunakan pendekatan stilistika untuk mengungkap imagery visual, intelektual, dan kinestetik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedua puisi menggunakan baḥr al-kāmil dengan dominasi taf‘īlah mutafā‘ilun. Syair Qadaru al-Liqā’ memperlihatkan ritme yang relatif stabil melalui dominasi bentuk ṣaḥīḥ dan iḍmār, sedangkan Hāżihī Lamīsī menghadirkan variasi ritmis yang lebih dinamis melalui waqaṣ dan khazl. Pada aspek qāfiyah , puisi pertama menggunakan rawī qāf dengan bentuk muqayyadah dan muṭlaqah, sementara puisi kedua menggunakan rawī nūn dalam bentuk muṭlaqah mardūfah mausūlah bi mad serta memperlihatkan uyūb al-qāfiyah berupa sinād hadw. Adapun imagery dalam kedua syair didominasi citraan visual dan kinestetik yang memperkuat suasana kerinduan, kegelisahan, dan penderitaan batin. Keterpaduan ritme, bunyi, dan imagery menunjukkan bahwa unsur prosodi dalam puisi Arab tidak hanya bersifat formal, tetapi juga memiliki fungsi estetik dan ekspresif dalam membangun makna.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
JIBS (Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra) allows readers to read, download, copy, distribute, print, search, or link to the full texts of its articles and allow readers to use them for any other lawful purpose. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions. Finally, the journal allows the author(s) to retain publishing rights without restrictions

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 2.0 Generic License.
References
Al-ajrami, Muna Alhaj-saleh Salama. 2024. “Metrical Formation and Rhyme in Taysīr Subūl ’ s A Ḥzān Ṣ a Ḥrāwiyyah Collection : A Stylistic Study.” 15(5):1690–99.
Al-Ma’ruf, Ali Imron, and Farida Nugrahani. 2017. Pengkajian Sastra Teori Dan Aplikasi. edisi 1. edited by K. Saddhono. Surakarta: CV. Djiwa Amarta Press.
Aminah, Sri Nurul. 2023. “STRUKTUR METRUM PADA QASIDAH AL-NUSKHAH AL-TSANIYYAH.” 368–73.
Aminuddin. 2011. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Algensindo.
Anas, Azwar, Amin Nasir, Miftahul Huda, and Muthmainnah. 2021. Praktis Belajar Arudh Dan Qafiyah. pertama. Nusa Litera Inspirasi.
de Blasio, Emanuela. 2021. “Poetry in the Era of Social Networks: The Case of Faraḥ Šammā.” Annali Di Ca Foscari Serie Orientale 57(1):91–118. doi:10.30687/ANNOR/2385-3042/2021/01/005.
Hamim, Nur. 2012. “Syair Ratapan (Ritsâ) Dan Cinta (Ghazal) Dalam Budaya Perang Bangsa Arab Jahiliyah.” Nuansa 9(2):336–52.
Hidayatullah, Rahmat. 2021. “Peran Konteks Dalam Studi Makna (Kajian Semantik Arab).” JILSA : Jurnal Ilmu Linguistik Dan Sastra Arab 5(2):184–97.
Mahliatussikah, Hanik. 2019. Stilistika Puisi Arab.
Mahsun. 2017. Metode Penelitian Bahasa. kedua ceta. Depok: Rajawali Pers.
Nurgiyantoro, Burhan. 2014. Stilistika. cetakan pe. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurlatifah, Ilva, Muhammad Abdul Halim, and Rohanda Rohanda. 2025. “Prosodic and Rhyme Patterns in Hafiz Ibrahim ’ s Poem " Ila Shadiqihi Muhammad ‘ Abdihi Al - Babiliy Bika Yu ’ Atibuhu ": A Study of Neo-Classical Arabic Poem دممح هقيدص لىإ " ميهاربإ ظفاح ةديصق في ةيفاقلاو ةيضورعلا ةينبلا ديدلجا يكيسلاكلا بيرعلا رعشلا في.” 7(1):1–16.
Patah, Akhmad, and Umi Nurun Ni’mah. 2022. “CACAT QAFIYAH DALAM PUISI UMRU ’ AL -QAIS ( Kajian Puisi Perspektif Ilmu Al-Qawāfi ).” Adabiyyat : Jurnal Bahasa Dan Sastra VI(2):165–85.
Pharamesti, Hafna Elwas, Ismatul Maula, and Ikhsan Hidayah. 2025. “Dialektika Media-Sastra Arab : Dari Tradisi Qashidah Menuju Sastra Digital.” J-Ceki : Jurnal Cendekia Ilimiah 4(4):2710–32. doi:https://doi.org/10.56799/jceki.v4i4.10504.
Rohanda, Rohanda. 2016. Metode Penelitian Sastra (Teori, Metode,Pendekatan Dan Praktik). LPM UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Sayahawi, Rafika. 2025. “تجليات-نظرية-الثابت-والمتغير-في-العروض-العربي.Pdf.” Journal of Faslo El-Khitab 14(2):323–38.
Sudaryanto. 1993. Metode Dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis. Seri ILDEP. Duta Wacana University Press.
Suharto, Harits Nsrullah Agus, and Friska Fadhilah. 2025. “Mengenal Ilmu Arudh.” Esensi Pendidikan Inspiratif 7(2):19–27.
Al Wahidi, Jamal Eddin. 2025a. “Hażihi Lamis, Ḥikayati, Fada’uni.”
Al Wahidi, Jamal Eddin. 2025b. “قصيدة قدر اللقاء يلم كل ممزق.”
Wahyudi, Arif, Asnia Rahmawati, and Aisya Putri Asnania. 2023. “Analisis Citraan Pada Terjemahan Novel Al-Fatá Al-Ladhi Absara Lawnu Al-Hawa Suatu Tinjauan Stilistika.” Kitabina : Jurnal Bahsa Dan Sastra Arab 04(02):77–87.
Waluyo, Herman J. 1991. Teori Dan Apresiasi Puisi. jakarta: Penerbit Erlangga.
Waluyo, Herman J. 2002. Apresiasi Puisi Untuk Pelajar Dan Mahasiswa. PT Gramedia Pustaka Utama.