Peranan lembaga kemasyarakatan usaha peternak sapi di masa pandemi covid-19 di Desa Abbokongan Kecamatan Kulo Kabupaten Sidenreng Rappang

Main Article Content

Angga Nugraha
Dhian Ramadhanty

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk melihat peranan suatu lembaga kemasyarakatan dalam suatu usaha peternak sapi potong. Penelitian dilakukan pada bulan Juli hingga Agustus 2021 pada kelompok ternak Berkah Bersama dengan total responden 12 anggota kelompok ternak dengan mengambil seluruh jumlah populasi peternak yang berada dalam kelompok ternak Berkah Bersama. Data dianalisis dengan menggunakan data deskriptif untuk menggambarkan karakteristik peternak dan peranan lembaga kemasyarakatan usaha peternakan sapi potong.Hasil penelitian menjelaskan bahwa Lembaga kemasyarakatan sangat berperan penting dalam pembangunan ekonomi dan pengembangan usaha peternakan, kelebihan dari lembaga ekonomi dalam pengembangan usaha peternakan adalah adanya kejelasan dalam pengambilan modal usaha dan memberi pedoman bagi peternak untuk memebentuk kelompok tani, dan berperan sebagai sistem pengendalian sosial, sedangkan kekurangannya yaitu, jumlahnya relative sedikit dan jaraknya cukup jauh dari pemukiman warga.Peran lembaga masyarakat didesa yaitu untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pokok manusia yang pada dasarnya berfungsi untuk memberikan pedoman pada kelompok tani, bagaimana yang mereka harus bertingkah laku atau bersikap didalam menghadapi masalah-masalah dalam masyarakat, terutama yang menyangkut tentang cara/teknik bertani ternak yang baik, menjaga keutuhan masyarakat dan berbagai sistem pengawasan masyarakat.

Article Details

How to Cite
Nugraha, A., & Ramadhanty , D. . (2021). Peranan lembaga kemasyarakatan usaha peternak sapi di masa pandemi covid-19 di Desa Abbokongan Kecamatan Kulo Kabupaten Sidenreng Rappang. Jurnal Sains Peternakan, 9(2), 72–78. https://doi.org/10.21067/jsp.v9i2.6015
Section
Articles

References

A Wahyudi. 2009. “Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Pasca Uu No 6 Tahun 2014.†Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. (6).

Dharmawan, 2007. Sistem Penghidupan dan Nafkah Pedesaan. Jurnal Sosiologi Pedesaan. Vol 1(2) : 176

Dirjen P2P. (2020). Pedoman pencegahan dan pengendalian coronavirus disease (covid-19) revisi ke-4 1. Retrieved from https://www.kemkes.go.id/resources/download/info-terkini/COVID-19 dokumen resmi/REV-04_Pedoman_P2_COVID-19_ 27 Maret2020_Tanpa TTD.pdf.pdf

Kementerian Kesehatan. Penanganan covid-19 protokol di area dan transportasi publik. (2020).

Nathalia, Vetri. 2019. “MENARA Ilmu Vol. XIII No.5 April 2019.†Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmu XIII(5):124.

Nurlina, Lilis, Ellin Harlia, and Destian Karmilah. 2011. “Hambatan Sosiologis Peternak Sapi Potong Pada Program IbW Dalam Pemanfaatan Limbah Menjadi Pupuk Organik Padat.†Jurnal Ilmu Ternak 11(2):74–80.

NUGRAHA, Angga et al. TINGKAT MOTIVASI PETERNAK DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN HIDUP KELUARGA (Studi Kasus Kelompok Ternak Jaya Bersama Kelurahan Massepe Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang). Jurnal Agriovet, [S.l.], v. 3, n. 2, p. 179 - 189, apr. 2021. ISSN 2716-4403

Rahardjo, Satjipto. 2002. Sosiologi Hukum: Perkembangan Metode dan Pilihan Masalah, Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Sonbait, Lukas Yowel, Krishna Agung Santosa, and Panjono (Panjono). 2012. “Evaluasi Program Pengembangan Sapi Potong Gaduhan Melalui Kelompok Lembaga Mandiri Yang Mengakar Di Masyarakat Di Kabupaten Manokwari Papua Barat.†Buletin Peternakan 35(3):208. doi: 10.21059/buletinpeternak.v35i3.1095.