Kearifan Lokal Masyarakat Pesisir Cirebon dalam Menjaga Ekosistem Mangrove

.

Authors

  • Tri Oktavia Ramadhani Program Pendidikan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Faiza Nur Rachman Program Pendidikan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Ratna Puspitasari Program Pendidikan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Siber Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.21067/jppi.v20i1.13987

Keywords:

Local Wisdom, Coastal Communities, Mangrove Ecosystems

Abstract

This study explores the local wisdom of coastal communities in Cirebon in preserving mangrove ecosystems and the social, cultural, and religious values that support it. Using a descriptive qualitative approach through literature review, the study finds that conservation efforts include collective planting, customary norms, ecological traditions, limited use, and community-based monitoring. While these practices strengthen environmental sustainability and social solidarity, economic pressures and limited awareness remain challenges. Collaboration among stakeholders is therefore essential to sustain mangrove preservation.

References

Biodiversitas Hutan Lindung. (2023). Nilai sosial dan religius dalam konservasi mangrove berbasis masyarakat pesisir. Jurnal Biodiversitas dan Konservasi Hutan Lindung, 8(1), 45–58.

Fauzi, A., & Rahman, F. (2021). Kearifan lokal dan pengelolaan lingkungan pesisir berkelanjutan di Indonesia. Jakarta: Prenada Media Group.

Jurnal Minda Bahru. (2023). Peran budaya lokal dalam pengelolaan ekosistem pesisir berkelanjutan. Jurnal Minda Bahru, 7(2), 120–134.

Jurnal Sosial Universitas Syiah Kuala. (2023). Nilai sosial masyarakat pesisir dalam menjaga kelestarian mangrove. Jurnal Sosial Universitas Syiah Kuala, 9(1), 65–79.

Maulana, R., & Fadilah, N. (2023). Peran masyarakat pesisir dalam konservasi mangrove berbasis kearifan lokal. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 9(2), 145–158.

Muthmainna, R., & Yulian, D. (2025). Tantangan sosial ekonomi dalam pengelolaan mangrove berbasis kearifan lokal di wilayah pesisir. Jurnal Ekologi Sosial, 12(1), 33–48.

Nugraha, D., & Fitriani, S. (2025). Pengelolaan wilayah pesisir berbasis komunitas dan budaya lokal. Bandung: Alfabeta.

Prasetyo, H., & Lestari, D. (2024). Tantangan konservasi mangrove di era modernisasi pesisir. Jurnal Ekologi Sosial, 11(1), 67–82.

Prosiding UNRI Conference on Science and Environment. (2022). Kearifan lokal dan keberlanjutan pengelolaan mangrove di wilayah pesisir Indonesia. Pekanbaru: Universitas Riau Press.

Rahmawati, I., Susanto, H., & Kurniawan, A. (2021). Degradasi ekosistem mangrove dan implikasinya terhadap masyarakat pesisir. Jurnal Sumberdaya Pesisir, 7(1), 23–36.

Suryanto, B., & Hidayat, R. (2022). Kearifan lokal sebagai strategi adaptasi masyarakat pesisir terhadap perubahan lingkungan. Yogyakarta: Ombak.

Universitas Mulawarman. (2024). Pengelolaan mangrove berbasis masyarakat di pesisir Kalimantan Timur. Samarinda: Pusat Penelitian Lingkungan Universitas Mulawarman.

Utami, L., Handayani, S., & Prabowo, T. (2022). Pendekatan sosial-budaya dalam pelestarian mangrove di wilayah pesisir Jawa. Jurnal Geografi dan Lingkungan, 10(2), 201–215.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Ramadhani, T. O., Rachman, F. N., & Puspitasari, R. (2026). Kearifan Lokal Masyarakat Pesisir Cirebon dalam Menjaga Ekosistem Mangrove: . Jurnal Penelitian Dan Pendidikan IPS, 20(1), 79–86. https://doi.org/10.21067/jppi.v20i1.13987