PENGEMBANGAN MODUL IPS SUBTEMA MASA PRAAKSARA UNTUK MEWUJUDKAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA MELALUI PEMBELAJARAN I2M3 SISWA KELAS VII MTs NEGERI POHJENTREK

  • Aidy Fitry MTs Negeri Pohjentrek

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar yang berbentuk modul yang valid sesuai teori, menghasilkan bahan ajar yang berbentuk modul yang praktis dan efektif dalam pembelajaran IPS di MTs Negeri Pohjentrek, menghasilkan bahan ajar yang berbentuk modul pada mata pelajaran IPS yang dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa, menghasilkan bahan ajar yang berbentuk modul pada mata pelajaran IPS yang dapat menciptakan pembelajaran yang interakif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik (I2M3) pada siswa kelas VII MTs Negeri Pohjentrek. Hasil yang diperoleh dalam Pengembangan modul IPS, Berdasarkan kebutuhan Siswa dan Guru, modul yang diinginkan yaitu Modul IPS praktis dengan kajian materi sederhana dan dapat mengajak siswa belajar dengan aktif serta dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Modul IPS tidak hanya bersifat tekstual, namun juga buku yang menyajikan gambar menarik yang dapat minat baca siswa serta memudahkan anak memahami materi serta memiliki lembar kegiatan yang mengajak siswa yang aktif dan kreatif, yang dapat mengajak siswa untuk mengembangkan kemampuan literasi dan juga dapat memberikan pembelajaran I2M3.

References

Akbar, S. 2013. Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: Rosda.

Bawden, D. 2001. Information and digital literacy: a review of concepts (Journal of Documentation).

Prastowo, A. 2012. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Behrens, S. 1994. A conceptual analysis and historical review of information literacy. College and Research Libraries.

Belawati. 2003. Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka

Darsono, M. Dkk. 2002. Belajar dan Pembelajaran. Semarang: IKIP Semarang Press

Daryanto. 2013. Menyusun Modul. Yogyakarta : Gava Media

Gunawan, A., dkk,. 2008. 7 langkah literasi informasi: knowlarge management. Jakarta : Universitas Atma Jaya.

Marseno, R. 2014. Identifikasi Literasi Informasi dalam Rangka Pengembangan Kurikulum di Sekolah Dasar. Tidak Dipublikasikan. Tesis. Bogor: Pascasarjana IPB

Prastowo, A. 2012. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Jogjakarta: Diva

Uno, Hamzah B. (2010). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Cetakan ke-6. Jakarta: Bumi Aksara.

Santrock, John W. 2003. Adolescance Perkembangan Remaja; Alih Bahasa Sinto B. Adlar Dkk. Jakarta : Erlangga

Winastwan, G. & Sunarto. 2010. Pakematik: Srategi Pembelajara Inovatif Berbasis TIK. Elex Media Komputindo

Wiyani, Novan A. 2013. Manajemen Kelas: Teori dan Aplikasi untuk Menciptakan Kelas yang Kondusif. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Makalah seminar :
Sulistyo, Basuki. (2007) Kemelekan Informasi (information literacy). Seminar dan Pelatihan. Kemelekan Informasi UI Model. Bante

Internet :
https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_negara_menurut_Indeks_Pembangunan_Manusia.
Long, M.H. dan G. Crookes. 2004. Three Approaches to Task-Based Syllabus Design, http:www.iei.uluc.edu/TESOLOnline/topics/threesyllabuses.html.20 Juli 2007.

Bundy, A. (2004). Australian and New Zealand Information Literacy Framnework. Dalam Principles, standards and practice. 2nd ed.

Adelaide:ANZIL,2004. ANZIL (Australian and New Zealand Institute for Information Literacy). http://www.anzil.org. Diakses tanggal 21 Juli 2016.

ALA (America Library Association) Introduction to information Literacy. 1989.http://www.ala.org/acrl/standards
/informationliteracycompetency.diakses tanggal 21 Juli 2016

Sulistiyo Basuki, (2013). Literasi Informasi dan Literasi Digital. https://sulistyobasuki.wordpress.com/2013/03/25/literasi-informasi-dan-literasi-digital. diakses tanggal 27 Juli 2016
How to Cite
Fitry, A. (1). PENGEMBANGAN MODUL IPS SUBTEMA MASA PRAAKSARA UNTUK MEWUJUDKAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA MELALUI PEMBELAJARAN I2M3 SISWA KELAS VII MTs NEGERI POHJENTREK. Jurnal Penelitian Dan Pendidikan IPS, 11(2), 136-151. Retrieved from http://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JPPI/article/view/1896
Section
Articles