Pendidikan Politik melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Meningkatkan Kesadaran Politik Siswa

  • Yohanes Berkhmas Mulyadi STKIP Persada Khatulistiwa
  • Anyan Anyan STKIP Persada Khatulistiwa

Abstract

Abstract.This study aims to describe political education through learning civic education to increase the political awareness of students of Kelam Permai 1 High School, Sintang District. This type of research is descriptive, with a qualitative approach. Research subjects were determined by purposive sampling technique. The subject of this study consisted of the Principal, Classroom Teacher, PKn Subject Teacher, Tutor OSIS Teacher, OSIS Chairman and member of Pramuka. Data collection in this study was carried out by observation, indepth interviews and documentation. Data analysis techniques were carried out by data reduction, categorization, display / presentation, and conclusion. The results of this study indicate that to increase students' political awareness, political education is needed through PKn learning. The form of political education through Civics learning in the classroom is role playing, discussion, learning various sources. The benefits of this research are the increased political awareness of students expressed in attitude, good deeds, critical and responsible in carrying out school activities. Keywords: Political education, Student learning, Student political awareness                                                                                       Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pendidikan politik melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan untuk meningkatkan kesadaran politik siswa SMA Negeri 1 Kelam Permai, Kabupaten Sintang.Jenis penelitian ini adalah deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian ini terdiri dari Kepala Sekolah, Guru Wali Kelas, Guru Mata Pelajaran PKn,Pembina OSIS, Ketua OSIS dan anggota Pramuka. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi.Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, kategorisasi, display/penyajian, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kesadaran politik siswa, dibutuhkan pendidikan politik melalui pembelajaran PKn. Bentuk pendidikan politik melalui pembelajaran PKn di kelas adalah bermain peran, diskusi, pembelajaran berbagai sumber.Manfaat penelitian ini  adalah meningkatnya kesadaran politik siswa yang terekspresi dalam sikap, perbuatan yang baik, kritis dan bertanggungjawab dalam melaksanakan kegiatan sekolah. Kata Kunci: Pendidikan politik, Pembelajaran PKn, Kesadaran Politik

References

Arif.(2008). Kompetensi Kewarganegaraan Untuk Mengembangkan Masyarakat Multikultural Indonesia. Jurnal Acta Civicus, 2 (1), 98-102.

Arikunto, S. (2009). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta.

Bachtiar, F.R. (2014). Pemilu Indonesia: Kiblat Negara Demokrasi dari Berbagai

Refresentasi. Jurnal Politik Profetik. 3 (1).

Basrowi & Suwandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT.Rineka Cipta

Darmawan, I. (2013). Analisis Sistem Politik Indonesia. Bandung: Alfabeta.

Djahiri. (2006), Esensi Pendidikan Nilai Moral dan PKn di Era Globalisasi. Bandung : Laboratorium PKn FPIPS UPI

Haryoko. (2009). Efektifitas Pemanfaatan Media Audio Visual Sebagai Alternatif Optimalisasi Model Pembelajaran. Jurnal Edukasi Elektro, 5 (1), 1-10

Hermawan. (2007). Esensi Pendidikan Politik dan Kaitannya dengan Pembentukkan Warga Negara yang Baik. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 15 (29), 26-34.

Kartono, K. (2009). Pendidikan Politik sebagai Bagian Pendidikan Orang Dewasa. Bandung: Mandar Maju.

Kemendiknas. (2017) Buku Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jakarta : Kemendiknas

Moleong, J. Lexy. 2012. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Nasution, M.A. (2012). Peranan Parpol dalam Pendidikan Politik dan Wawasan Kebangsaan, Jurnal POLITEIA, 4 (1), 34-40

Nataraharja, T. (2012). Implementasi Pendidikan Politik Melalui Pembelajaran PKn dalam Mengembangkan Kompetensi Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan 2 (11).

Prajarto, N. (2011). Etika: Keamanan Berpolitik dan Ber-New Media. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,14 (3).35-41

Rohani, (2017).Pengembangan Bahan Ajar Evaluasi Pengajaran PPKn Untuk Meningkatkan Ranah Afektif Mahasiswa Prodi PPKn IKIP PGRI Pontianak, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 7 (2),63-71

Somantri,(2001).Menggagas Pembaharuan Pendidikan IPS. Bandung: Rosda Karya

Sugiyono. (2010). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

------------.(2012). Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif & R&D.Bandung: PT. Alfabeta.

Suharyanto, A. (2016). Surat Kabar Sebagai Salah Satu Media Penyampaian Informasi Politik pada Partisipasi Politik Masyarakat, Jurnal Administrasi Publik, 6(2), 123-136.

Undang-Undang RI Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik.

Wardani, P.S.N. (2018). Partisipasi Politik Pemilih Pemula dalam Pemilihan Umum. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 10 (1), 57-62

Yusuf, I.A. (2011). Media Lokal dalam Konstelasi Komunikasi Politik di Daerah. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. 14 (3), 96-102

Published
2019-02-03
How to Cite
Mulyadi, Y., & Anyan, A. (2019). Pendidikan Politik melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Meningkatkan Kesadaran Politik Siswa. Jurnal Inspirasi Pendidikan, 9(1), 33-38. https://doi.org/10.21067/jip.v9i1.2904
Section
Articles