Pengaruh suplementasi minyak ikan terproteksi terhadap kecernaan nutrien bahan kering (bk ) dan bahan organik (bo) pada kambing peranakan ettawa (pe)

Main Article Content

Tri Ida Wahyu Kustyorini

Abstract

Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecernaa bahan kering (BK) dan bahan organik (BO) pada kambing peranakan ettawa. Materi yang digunakan adalah 9 ekor kambing jantan peranakan ettawa dan minyak ikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode percobaan lapang dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang diujikan adalah P0: pakan control (rumput gajah dan konsentrat), P1 (rumput gajah, konsentrat + minyak ikan), P2 (rumput gajah, konsentrat + Ca-minyak ikan). Setiap perlakuan kambing PE diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati pada penelitian adalah kecernaan bahan kering (BK) dan bahan organik (BO).hasil penelitian dianalisis dengan mnggunakan analisis anova dan jika terdapat pengaruh dilanjut dengan uji BNT. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang tidak nyata P>0,05 terhadap kecernaan bahan kering (BK) dan kecernaan bahan organik (BO) pada kambing peranakan ettawa.  Kecernaan BK tertinggi pada P0 sebesar 92,70% dan kecernaan BO tertinggi juga pada P0 sebesar 86,21%. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini yaitu pemberian minyak ikan terproteksi tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap tingkat kecernaan BK dan BO.


 


ABSTRACT


 This study aims to determine the level of dry matter digestibility and organic matter in ettawa breed goats. The material used was 9 male ettawa breeds and fish oil. The research method used is a field trial method using Randomized Block Design (RBD). The treatments tested were P0: control feed (elephant grass and concentrate), P1 (elephant grass, concentrate + fish oil), P2 (elephant grass, concentrate + fish oil Ca-oil). Each treatment of PE goats is repeated 3 times. The variables observed in the study were dry matter digestibility and organic matter. The results of the study were analyzed by using ANOVA analysis. Based on the results of the study showed that there was no significant difference P> 0.05 to the dry matter digestibility (DM) and digestibility of organic matter (OM) in ettawa breeds. The highest DM digestibility at P0 was 92.70% and the highest OM digestibility was also at P0 of 86.21%. The conclusion obtained from the results of this study is that the provision of protected fish oil does not have a significant effect on the digestibility level of DM and OM.

Article Details

How to Cite
Kustyorini, T. I. W. (2018). Pengaruh suplementasi minyak ikan terproteksi terhadap kecernaan nutrien bahan kering (bk ) dan bahan organik (bo) pada kambing peranakan ettawa (pe). Jurnal Sains Peternakan, 6(2), 57–62. https://doi.org/10.21067/jsp.v6i2.2971
Section
Articles

References

Engle, T.E., J.W. Spears, T.A. Asmstrong, C.I. Wright, and J. Odle. 2000. Effect of dietary copper source and concentration on carcass characteristic and lipid and cholesterol metabolism in growing and finishing steers. J. Anim. Sci. 78:1053-1059.

Hatmaya, R.T. 2008. Efek Berbagai Pakan Komplit Terhadap Daya Cerna Lemak dan Serat Kasar Pada Sapi Perah [Skripsi]. Fakultas Kedokteran Hewan. Universitas Airlangga. 6-12.

Pantoja, J., J.L. Firkins, M.L. Estridge and B.L. Hull. 1994. Effect of fat saturation and source of fiber an site of nutrient digestion and milk production by lactating dairy cows. J. dairy Sci. 77:2342-2356.

Palmquist, D.L., Jenkins, T.C. and Joyner, A.E. 1986. Effect of dietatry fat and calcium source on insoluble soap formation in the rumen. J. Dairy Sci. 69:1020-1025

Tillman, A.D. H. Hartadi, S. Reksohadiprodjo, S. Prawirokusumo dan S. Lebdosoekojo. 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gajah Mada University Press. Fakultas Peternakan, UGM, Yogyakarta.