Pendapatan keluarga petani dari beternak kambing Di kecamatan rasau jaya kabupaten kubu raya kalimantan barat

  • Josua Parulian Hutajulu Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Yuli Arif Tribudi Universitas Tanjungpura Pontianak

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu kontribusi usaha ternak kambing terhadap pendapatan keluarga petani peternak. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini dimulai dari bulan Desember 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan penentuan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 43 peternak. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. Rata-rata pendapatan usaha ternak kambing adalah Rp 5.464.427,71/tahun pada skala I, Rp 7.955.250,21/tahun pada skala II dan Rp 9.399.334,27/tahun pada skala III. Kontribusi pendapatan usaha ternak kambing terhadap pendapatan keluarga petani peternak di ketiga skala masing-masing adalah 32,8% pada skala I, 43,6% pada skala II dan 48,9% pada skala III yang menggambarkan bahwa usaha ternak kambing di Kecamatan Rasau Jaya masih termasuk tipologi cabang usaha    ABSTRACT The aim of this research to analyze how much of goat husbandry activity contribution to the farmers family income. This study was designed using descriptive analysis method by interviewing the respondents directly to obtain the primary data. The secondary data was obtained from village data and BPS. The respondents divide to three scales based on the ownership number of goats among one year ago, such as scale I, scale II and scale III. The annually average income of goat husbandry activity in Bangelan village were Rp 5.464.427,71 in scale I, Rp 7.955.250,21 in scale II and Rp 9.399.334,27 in scale III. The annually average income of the farmers family in Kecamatan Cikajang were Rp 17.550.142,71 in scale I, Rp 20.715.250,21 in scale II and Rp 21.699.334,27 in scale III. The annually average contribution of goat husbandry activity to the farmers family income were 32,8% in scale I, 43,6% in scale II and 48,9% in scale III

References

Budiarsana, I.G.M., I.K. Sutama., R. Dharsana., U. Adiati., Hastono., M.S. Hidayat, Mulyawan, Bachtiar dan R. Sukmana., 2001. Siklus Berahi dan Fertilitas Kambing Peranakan Ettawa pada Perkawinan Alami dan Inseminasi Buatan. Penelitian Ternak Ruminansia Kecil. Balai Penelitian Ternak. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Bogor. Bogor

Chamdi, C.A. 2002. Study of Sosio Economics Profile of Small Holder Goat Farming in Gumelar Sub-District, Banyumas Regency. J. Animal Production 6(2) : 61-67.

Garantjang, S., 2004. Pertumbuhan Anak Kambing Kacang pada Berbagai Umur Induk yang Dipelihara Secara Tradisional. Jurnal Sains dan Teknologi. April 2004. Vol 4 no 1: 40-45.

Martawidjaya, M. 1992. Barn Design for Smallruminant Production. Dalam: P. Ludgate and S. Scholz (Eds). New Technologies for Small Ruminant Production in Indonesia. SRCSRP and Riap Publ., Winrok International Institute for Agricultural Development. Morriton-Arkansas

Rusdiana, S. dan Praharani. 2009. Profil dan Analisis Uasaha Swapi Perah di Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali. Seminar Nasional: Peningkatan Daya Saing Agribisnis Berorientasi Kesejahteraan Petani.

Soetriono, 2003. Pengantar Ilmu Pertanian. Bayumedia. Jember.

Tribudi, Y. A dan M.R. Ristyawan. 2017. Analisis Ekonomi Sapi Potong Pola Gaduhan: Studi Kasus di Desa Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan2017, Vol. 6, No. 1, 27-42

Wina, E dan B. Tangendaja., 2000. Pemanfaatan Kaliandra (Calliandra calothyrsus) Sebagai Hijauan Pakan Ruminansia Di Indonesia. Disampaikan dalam Lokakarya Produksi Benih dan Pemanfaatan Kaliandra. Balai Penelitian Ternak Bogor. Bogor.

Published
2019-06-30
How to Cite
Hutajulu, J., & Tribudi, Y. (2019). Pendapatan keluarga petani dari beternak kambing Di kecamatan rasau jaya kabupaten kubu raya kalimantan barat. Jurnal Sains Peternakan, 7(1), 22-28. https://doi.org/10.21067/jsp.v7i1.3608