Abstract
Artikel ini membahas konsep Abbulosibatang dalam konteks pembelajaran Pendidikan Pancasila sebagai upaya untuk memperkuat sikap kerjasama di antara peserta didik. Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, nilai-nilai kerjasama menjadi semakin penting untuk ditanamkan dalam diri siswa. Abbulosibatang, yang merupakan istilah kearifan lokal masyarakat Bugis yang mengacu pada prinsip kolaborasi dan saling mendukung, diharapkan dapat menjadi metode efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan produktif. Melalui pendekatan ini, artikel ini menjelaskan bagaimana penerapan nilai Abbulosibatang dalam pembelajaran Pancasila dapat meningkatkan interaksi sosial, empati, dan rasa tanggung jawab di antara siswa. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai strategi yang dapat digunakan oleh pendidik untuk mengintegrasikan nilai kerjasama dalam materi pendidikan pancasila, serta dampaknya terhadap perkembangan karakter siswa. Dengan demikian, artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan rekomendasi bagi pendidik dalam menciptakan suasana belajar yang mendukung penguatan sikap kerjasama di kalangan peserta didik
Jurnal Moral Kemasyarakatan permits readers to read, download, copy, distribute, print, search, or link to the full text of its published articles and to use them for any other lawful purpose. The journal retains copyright of all published articles. Upon publication, copyright is transferred from the author(s) to the journal publisher.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .
