Penguatan Karakter Moral Siswa Berbasis Sistem Pendukung Keputusan dengan Metode Simple Additive Weighting
Pdf

Keywords

Karakter Moral
Metode SAW
Penilaian Tersistem
Siswa Sekolah Dasar

How to Cite

Rahmawati, S., & Wardani, S. (2021). Penguatan Karakter Moral Siswa Berbasis Sistem Pendukung Keputusan dengan Metode Simple Additive Weighting. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 6(2), 83–95. https://doi.org/10.21067/jmk.v6i2.5551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguatan karakter siswa sekolah dasar dengan berbasis sistem pendukung keputusan dengan metode simple, additive dan weighting (SAW). Upaya tersebut didasarkan pada pengembangan penilaian karakter moral yang tersistem untuk siswa Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D dengan jenis penelitian ADDIE. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara guru, observasi dan kuesioner. Penelitian ini menemukan bahwa pada tahap analisis, karakter moral dapat diukur secara akuntabel dengan laporan pengamatan perilaku oleh guru. Pada tahap design, terbentuk rancangan sistem penentuan keputusan dari indikator karakter utama program Penguatan Pendidikan Karakter. Tahap development mengembangkan sistem penilaian karakter dengan program Sistem Pendukung Keputusan menggunakan metode SAW. Tahap implementasi dan evaluasi di Sekolah Dasar Negeri Randusari diketahui bahwa sistem tersebut dapat dioperasikan dengan mudah oleh guru tanpa mengalami hambatan teknis. Implementasi pengembangan sistem memudahkan guru menilai karakter siswa. Akses sistem terbuka bagi kepala sekolah dan orangtua siswa menjadi dasar pelaksanaan peran mereka dalam pembentukan karakter moral siswa baik di sekolah maupun di rumah.

https://doi.org/10.21067/jmk.v6i2.5551
Pdf

References

Abdillah Dalimunthe, R. A. (2016). Strategi Dan Implementasi Pelaksanaan Pendidikan Karakter Di Smp N 9 Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Karakter, 1, 102–111. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.8616

Adams, A. (2011). the Need for Character Education. International Journal of Social Sciences and Humanity Studies, 3(2), 23–32.

Adianto, T. R., Arifin, Z., & Khairina, D. M. (2017). Sistem pendukung keputusan pemilihan rumah tinggal di perumahan menggunakan metode simple additive weighting (saw)(studi kasus: Kota samarinda). Prosiding 2nd SAKTI.

Berkowitz, M. W., & Bier, M. (2015). Character education: Parents as partners. Educational Leadership: Journal of the Department of Supervision and Curriculum Development, 63(1), 64–69.

Berry, C. M., Carpenter, N. C., & Barratt, C. L. (2012). Do other-reports of counterproductive work behavior provide an incremental contribution over self-reports? A meta-analytic comparison. Journal of Applied Psychology, 97(3), 613–636. https://doi.org/10.1037/a0026739

Carlson, S. V. and E. N. (2010). Who knows what about a person? The self–other knowledge asymmetry (SOKA) model. Journal of Personality and Social Psychology, 98(2), 281–300. https://doi.org/10.1002/cjce.5450820530

Cohen, T. R., & Morse, L. (2014). Moral character: What it is and what it does. Research in Organizational Behavior, 34, 43–61. https://doi.org/10.1016/j.riob.2014.08.003

Cohen, T. R., Panter, A. T., Turan, N., Morse, L., & Kim, Y. (2013). Agreement and similarity in self-other perceptions of moral character. Journal of Research in Personality, 47(6), 816–830. https://doi.org/10.1016/j.jrp.2013.08.009

Desmita. (2009). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Remaja Rosdakarya. Bandung

Desy Irsalina Savitri, I Nyoman Sudana Degeng, S. A. (2016). Peran Keluarga Dan Guru Dalam Membangun Karakter Dan Konsep Diri Siswa Broken Home Di Usia Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 1(5), 861–864.

Druzdzel, M. J., & Flynn, R. R. (2011). Decision support systems. Understanding Information Retrieval Systems: Management, Types, and Standards, 461–472. https://doi.org/10.1177/0193841x8500900105

Erry Utomo. (2011). The Development of Character Education and Its Implementation at Educational Unit in Indonesia. Journal of Educational Research and Policy, 3(1), 26–36.

Heryanto. (2017). Model Penilaian Hasil Belajar dan Karakter. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Ekonomi, VI(2), 199–216.

Kohlberg, L., & Goslin Ed./, D. A. (1969). Stage and Sequence; The Cognitive-Developmental Approach to Socialization.

Moore, C., Detert, J., Trevino, L. K., Baker, V. L., & Mayer, D. M. (2012). Why Employees Do Bad Things : Moral Disengagement and Unethical. Personnel Psychology, 65, 1–48.

Munjiatun. (2018). Penguatan Pendidikan Karakter. Jurnal Kependidikan, 6(2), 334–349.

Prabandari, A. siwi. (2020). Implementasi Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 2(1), 68–71. https://doi.org/10.32585/jdb.v2i1.182

Sujanto, A. (2012). Psikologi Perkembangan. Rineka Cipta. Jakarta

Sunarni, D. hayantina. (2018). The Parent Role In Early Chilhood Character Building (Descriptive Study at SPS Dahlia Desa Sundawenang Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi ). Journal Empowerment, 7(2), 319–327.

Wijanarti, W., Degeng, I. N. S., & Untari, S. (2019). Problematika Pengintegrasian Penguatan Pendidikan Karakter pada Pembelajaran Tematik. Jurnal Pendidikan, 4(3), 393–398.

Zuliani, D., Florentinus, T. S., & Ridlo, S. (2017). Pengembangan Instrumen Penilaian Karakter pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Journal of Research and Educational Research Evaluation, 6(1), 46–54. https://doi.org/10.15294/jrer.v6i1.16207

Jurnal Moral Kemasyarakatan memungkinkan pembaca untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke teks lengkap artikelnya dan memungkinkan pembaca menggunakannya untuk tujuan lain yang sah menurut hukum. Jurnal memegang hak cipta. Setelah artikel diterbitkan, hak cipta ditransfer dari penulis ke penerbit jurnal.

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .