Peran Kepedulian Guru dan Keyakinan Agama Peserta Didik untuk meningkatkan Self Efficacy Akademik
PDF

Keywords

Kepedulian Guru
Keyakinan Agama
Self Efficacy
Self-Efficacy Akademik

How to Cite

Luis Baun, A., Hatmoko, T. L., & Laka, L. (2023). Peran Kepedulian Guru dan Keyakinan Agama Peserta Didik untuk meningkatkan Self Efficacy Akademik. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 8(2), 168–178. https://doi.org/10.21067/jmk.v8i2.8537

Abstract

Peserta didik kerapkali menghadapi masalah selama tahap pertumbuhannya. Dampaknya mempengaruhi self-efficacy secara keseluruhan. Self-efficacy yang dimaksudkan dalam penelitian ini yaitu self-efficacy akademik peserta didik. Self-efficacy akademik menjadi hal penting dalam keberhasilan siswa di sekolah. Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi self-efficacy akademik tersebut.Tujuan penelitian untuk mengukur peran kepedulian guru, keyakinanan agama peserta didik dengan self-efficacy akademik peserta didik secara parsial maupun simultan. Peserta didik memiliki rasa percaya diri menyelesaikan aktivitas akademik dipengaruhi oleh kepedulian guru dan keyakinan agama. Pendidikan yang efektif menekankan pembelajaran sebagai proses personal. Peserta didik membangun pengetahuan dan pengalaman pribadi secara langsung kedua faktor tersebut di sekolah. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitian adalah peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi berganda, menggunakan program Statistical Program for Social Science 26. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antar variabel secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,583 menunjukkan hubungan yang kuat antara ketiga variabel. Selain itu, peran kepedulian guru dan religiositas memberikan kontribusi sebesar 34% terhadap self-efficacy akademik peserta didik.

https://doi.org/10.21067/jmk.v8i2.8537
PDF

References

Atawolo, A. B. (n.d.). Menjadi Komunitas Yang Mendidik. retrieved from www.christusmedium.com

Azizah, N. N., & Richval, A. A. (2018). Pertumbuhan dan Perkembangan Dalam Psikologi Perkembangan. Jurnal Psikologi Perkembangan, 1–13.

Baharudin dan Wahyuni, E. N. (n.d.). Teori Belajar dan Pembelajaran.

Bin Hasan, M. Z., Bin Hossain, M. T., & Islam, M. A. (2014). Factors affecting self-efficacy towards academic performance: A study on polytechnic students in Malaysia. Advances in Environmental Biology, 8(9 SPEC. ISSUE 4), 695–705.

Capron Puozzo, I., & Audrin, C. (2021). Improving self-efficacy and creative self-efficacy to foster creativity and learning in schools. Thinking Skills and Creativity, 42(October), 100966. https://doi.org/10.1016/j.tsc.2021.100966

Cherian, J., & Jacob, J. (2013). Impact of Self Efficacy on Motivation and Performance of Employees. International Journal of Business and Management, 8(14), 80–88. https://doi.org/10.5539/ijbm.v8n14p80

Gibson, J. L., Donnelly, J. H., Ivancevich, J. M., & Konopaske, R. (2014). Organizations: Behaviour, Structure, Processes. McGraw-Hill Irwin, 14th Edition.

Heslin, P. A., & Klehe, U. C. (2006). Self-Efficacy How Self-Efficacy Affects Performance and Well-Being. Encyclopedia of Industrial/Organizational Psychology, 2, 705–708.

Kakada, P., Deshpande, Y., & ShilpaBisen. (2019). Technology Support , Social Support ,. Journal of Information Technology Education, 18, 549–570.

Lazar, F. . (2016). Unsur-Unsur Dinamis dalam Pribadi Manusia dan Kebutuhannya.

Lunenburg, F. C. (2011). Self-Efficacy in the Workplace: Implications for Motivation and Performance. International Journal and Management, Business, and Administration. Amerika Serikat: Sam Houston State University, 14(1), 1–6.

Makawimbang, J. H. (2011). Kepemimpinan Pendidikan yang Bermutu.

Prihastyanti, I., & Sawitri, D. R. (2020). Dukungan Guru Dan Efikasi Diri Akademik Pada Siswa SMA Semesta Semarang. Jurnal Empati, 7(3), 867–880. https://doi.org/10.14710/empati.2018.21740

Sahertian, P., & Jawas, U. (2021). Culture and excellent leaders: case of indigenous and non-indigenous Indonesian leaders. Heliyon, 7(11).

Schnitker, S. A., Medenwaldt, J. M., & Williams, E. G. (2021). Religiosity in adolescence. Current Opinion in Psychology, 40, 155–159. https://doi.org/10.1016/J.COPSYC.2020.09.012

Siti, A., Agnia, G. N., Furnamasari, Y. F., & Dewi, D. A. (2021). Pengaruh Kemajuan Teknologi terhadap Pembentukan Karakter Siswa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 9331–9335.

Studi, P., Fakultas, P., & Universitas, K. (2016). Efikasi Diri: Tinjauan Teori Albert Bandura. Buletin Psikologi, 20(1–2), 18–25. https://doi.org/10.22146/bpsi.11945

Suryana. (2020). Kompetensi Pedagogik (1 (ed.); 1st ed.).

Susilana, R. (2014). Pendekatan Saintifik Dalam Implementasi Kurikulum 2013 Berdasarkan Kajian Teori Psikologi Belajar. Edutech, 13(2), 183. https://doi.org/10.17509/edutech.v13i2.3095

Jurnal Moral Kemasyarakatan memungkinkan pembaca untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke teks lengkap artikelnya dan memungkinkan pembaca menggunakannya untuk tujuan lain yang sah menurut hukum. Jurnal memegang hak cipta. Setelah artikel diterbitkan, hak cipta ditransfer dari penulis ke penerbit jurnal.

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .