PENYERTAAN ETIKA BAGI MASYARAKAT AKADEMIK DI KALANGAN DUNIA PENDIDIKAN TINGGI

Sri Hudiarini

Abstract


ABSTRAK

Pendidikan merupakan sarana dan juga usaha untuk mengubah perilaku manusia (peserta didik) menjadi seseorang yang lebih baik. Hal ini dikarenakan dunia pendidikan tidak hanya memberikan pengajaran saja kepada peserta didik tetapi juga harus mencakup pembentukan sikap dan kepribadian, yang mana hal ini  penting dalam menghadapi krisis moral bangsa Indonesia..

Untuk itulah pendidikan mempunyai tanggung jawab yang tidak ringan untuk menyiapkan sumber daya manusia untuk membangun negara. Pembangunan selalu berkaitan erat dengan perkembangan jaman serta selalu memunculkan persoalan baru yang tidak pernah dipikirkan sebelumnya namun harus tetap disikapi dengan bijak dan elegan.

Penyertaan  etika dan nilai budaya adalah suatu upaya dalam rangka membantu manusia untuk  menanamkan nilai-nilai moral atau etika yang baik dalam kehidupan sehari-hari sehingga akan membentuk individu yang memahami nilai-nilai moral, bermartabat dan berbudi pekerti serta memiliki komitmen untuk bertindak secara konsisten.

Keywords


Pendidikan Tinggi, Etika, Nilai Moral

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Asyilla., ”Etika Berbusana”, Gugum Gumilar Blog, 30 Juni 2007.

Durkheim, Emile, Pendidikan Moral. Jakarta: Erlangga, 1990.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1994

HAR Tilaar, Membenahi Pendidikan Nasional, 2007.

Keraf, A. Sonny. Etika Bisnis Membangun Citra Bisnis Sebagai Profesi Luhur, Jakarta: Kanisius. 1991

Kistanto, Nurdien, Budaya Akademik: Kehidupan dan Kegiatan Akademik di Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Jakarta: Dewan Riset Nasional, Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi . 2000.

Mansur, Amril, Implementasi Klarifikasi Nilai Dalam Pembelajaran dan Fungsionalisasi Etika Islam. Jurnal Ilmiah Keislaman, Vol. 5, No. 1, Januari-Juni 2006: 65-66. 2006.

Massofa, Pengertian Etika, Moral, Etiket. 2008.

Muin, Fachtul, Pendidikan Karakter Konstruksi Teoritik dan praktik.Yogyakarta : Arr-ruzz Media, 2011

Nur, Hadi., ”Etika Sains dalam Riset dan Pendidikan Tinggi di Indonesia”, Koran Waspada, Mei 2004.

Robert C. Solomon, Etika, Suatu Pengantar, Erlangga, 1984.

Salman, Muh. Syukur., ”Menjadi Manusia Ilmiah”, Homepage Pendidikan Network, 13 Mei 2007.

Widyanto, Anton., ”Mencerdaskan Orientasi Pengenalan Kampus”, Serambi Online, Senin, 03 Sep 2007.

................., ”Jadikan Pendidikan Lembaga Memanusiakan Manusia”, Jakarta, Kompas, Selasa, 19 September 2000.

Wahyudin, Dinn, dkk, Pengantar Pendidikan. Jakarta: Universitas Terbuka. . 2009.

Zuchdi, Darmiyati, Humanisasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara, 2010.

Media Internet :

-----------,Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, www.depdiknas.go.id

http://berbagireferensi.blogspot.com/2011/10/pengembangan-pendidikan-dan budaya-dan.html

http://massofa.wordpress.com/ 2008/11/17/pengertian-etika-moral-dan-etiket/




DOI: http://dx.doi.org/10.21067/jmk.v2i1.1699

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 2.0 International License.

ISSN 2527-4821 (online)

Indexed by:

indexing_footer.png

JMK STATS