MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MEMBENTUK KARAKTER PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Main Article Content

Bahtiyar Heru Susanto

Abstract

Permainan olahraga tradisional kini semakin tersisihkan dengan adanya game modern seperti play station dan game online. Game online lebih banyak dimainkan secara statis, hal ini menyebabkan anak menjadi tidak peduli pada lingkungan yang akan mempengaruhi interaksi sosial anak, akibatnya, anak berkembang menjadi pribadi yang pemalu, penyendiri, dan individualistis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaran pendidikan jasmani melalui permainan tradisional untuk membentuk karakter disiplin dan jujur pada siswa SD. Penelitian ini mengadaptasi penelitian dan pengembangan model Borg & Gall dengan menyederhanakan menjadi 2 tahapan penelitian yaitu (1) tahap pra-pengembangan, tahapan ini meliputi kajian literatur dan studi lapangan, (2) tahap pengembangan, tahapan ini meliputi (a) penyusunan draf produk, (b) validasi ahli, (c) uji coba model skala kecil, (d) uji coba model skala besar, dan (e) produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan telah tersusunnya tiga permainan tradisional yang dimodifikasi yang terintegrasi perilaku karakter jujur dan disiplin yaitu (1) mladok (mlayu-ndodok), (2) . Unsur permainan tradisional tersebut berisi: nama permainan, gambar, tujuan, alat, fasilitas pendukung, cara bermain dan potensi karakter yang terbentuk.

Article Details

How to Cite
Susanto, B. (2017). MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MEMBENTUK KARAKTER PADA SISWA SEKOLAH DASAR. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 2(2), 117-130. https://doi.org/10.21067/jmk.v2i2.2248
Section
Articles

References

Achmad B.E.W. dan Siti P.S. (2013). Meningkatkan Karakter dan Hasil Belajar IPS Menggunakan Metode Bermain Peran Pada Siswa SD. Jurnal Prima Edukasia, Vol. 1, No. 2, hlm. 113-123.
Ali Maksum. (2009). Konstruksi Nilai melalui Pendidikan Olahraga. Cakrawala Pendidikan. Tahun. XXVIII, No. 1, hlm. 25-34.
Aulia R. (2013). Efektivitas Permainan Tradisional Jawa Dalam Meningkatkan Penye-suaian Sosial Pada Anak Usia 4-5 Tahun Di Kecamatan Suruh. Early Childhood Education Papers. BELIA Vol. 2 No. 1. hlm. 8-16. ISSN 2252-637.
Bambang Waluyo. (2014). Optimalisasi Pemberantasan Korupsi di Indonesia. Jurnal Yuridis Vol. 1 No. 2, hlm. 169-182. ISSN: 1693448.
Borg, W.R., & Gall, M.D. (2007). Education research, (ed.). New York: Longman Inc.
Cahyono, N. (2013). Transformasi permainan anak Indonesia. Jurnal Pendidikan Karakter, Tahun III, Nomor 1.
Haerani Nur. (2013). Membangun Karakter Anak Melalui Permainan Anak Tradisional. Jurnal Pendidikan Karakter. Tahun III, No 1, hlm. 87-94.
Kemendiknas. (2010). Pembinaan Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah
Pertama. Jakarta.
Megawangi, Ratna. (2010). Membangun Karakter Anak melalui Brain-based
Parenty (Pola Asuh) Ramah Otak Indonesia. Heritage Foundation.
Ni Putu Parmini. (2015). Eksistensi Cerita Rakyat dalam Pendidikan Karakter Siswa SD di Ubud. Jurnal Kajian Bali, Vol. 05, No. 02, hlm. 441-460.
Noor, (2012). Mengembangkan Karakter Anak Secara Efektif Disekolah dan Dirumah. Yogyakarta: PT Pustaka Insan Madani.
Sri Hariyati Q. dan Muhammad Nur W. (2015). Pengembangan SSP Tematik Integratif Untuk Membangun Karakter Kejujuran dan Kepedulian Siswa SD Kelas II. Jurnal Prima Edukasia, Vol. 3, No. 2, hlm. 177-189. ISSN: 2338-4743
Tuti Andriyani. (2012). Permainan Tradisional Dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Sosial Budaya Vol. 9, No. 1, hlm. 112-136.
Wardani, D. (2009). Bermain Sambil Belajar. Bandung: Edukasia.